Breaking News:

News

Soroti Anak Yatim Piatu yang Meningkat Sejak Pandemi Termasuk di Banten, Ini Solusi dari Komnas PA

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait menyoroti jumlah anak yatim piatu Indonesia yang meningkat.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Zuhirna Wulan Dilla
TRIBUNBANTEN.COM/AHMAD TAJUDIN
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait saat berada di aula gedung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten, Kamis (16/9/2021). 

Ia menyarankan agar pemerintah bisa mencarikan keluarga bagi para anak yatim piatu

"Saya menawarkan betapa pentingnya untuk dicarikan keluarga. Untuk pengasuhan secara alternatif," ucapnya.

Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait saat berada di aula gedung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten, Kamis (16/9/2021).
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak, Arist Merdeka Sirait saat berada di aula gedung Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Banten, Kamis (16/9/2021). (TRIBUNBANTEN.COM/AHMAD TAJUDIN)

Di mana para pengasuh itu harus sudah di assessment oleh pemerintah.

"Misalnya orang terdekat yang mengasuh, program nya adalah reunifiksasi dan rehabilitasi terhadap anak yatim piatu," terangnya.

Baca juga: 67 Anak Yatim di Kota Cilegon Dapat Rp 800.000/Orang dari Kemensos, Dinsos Berikan Pendampingan

Ia kembali menegaskan kalau para pengasuh yang harus dilakukan assessment terlebih dahulu sebelum mengasuh para anak yatim.

Agar anak-anak tersebut mendapat perlindungan dan kehidupan yang layak.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved