Breaking News:

Kabupaten Tangerang

Polisi Bongkar Prostitusi Online di Tangerang, Tersangka Sebut Tawarkan Tarif Mulai Rp 250 Ribu

Polisi berhasil membongkar sindikat prostitusi online melalui aplikasi MiChat di Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

Warta Kota/ Andika Panduwinata
Polresta Tangerang Bongkar Sindikat Prostitusi Online 

TRIBUNBANTEN.COM - Polisi berhasil membongkar sindikat prostitusi online melalui aplikasi MiChat di Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang.

Melansir Warta Kota, Aparat Unit Reskrim Polsek Cisoka, Tangerang, melakukan penggerebekan dilakukan pada Selasa, 31 Agustus 2021, dan baru diungkapkan ke publik setelah petugas mengungkap kaki tangan jaringan ini.

Dari pengungkapan kasus itu, polisi mengamankan 2 orang tersangka.

Yakni DR, pria remaja 19 tahun yang berperan menawarkan perempuan kepada lelaki hidung belang, serta DD, pria berusia 50 tahun yang berperan sebagai mucikari dan yang menyediakan tempat atau kamar serta alat kontrasepsi.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menjelaskan awalnya petugas mendapatkan informasi bahwa salah satu rumah di Desa Sumur Bandung, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, kerap dijadikan lokasi prostitusi.

Baca juga: Prostitusi Terselubung di Kalimati Tangerang, Lokalisasi Sudah Ditutup Tapi Tetap Beroperasi

"Kemudian Polsek Cisoka melakukan penyelidikan dan dari hasil penyelidikan dilakukan penindakan dengan melakukan penggerebekan ke rumah tersebut pada Selasa, 31 Agustus 2021 tengah malam," kata Wahyu, Jumat (17/9/2021).

Dari penggerebekan itu, polisi mendapati 2 orang perempuan berinisial SM berusia 20 tahun dan SL berusia 19 tahun, yang diduga ditawarkan para pelaku ke lelaki hidung belang.

Dari sana kata Wahyu, petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan pendalaman.

Baca juga: Polres Serang Kota Ungkap Prostitusi Online di Hotel, Tarif Rp 1,3 Juta, Muncikari Dapat Rp 300.000

Hasil pemeriksaan dari para tersangka dan saksi-saksi, diketahui modus operandi prostitusi itu menggunakan aplikasi smartphone android MiChat.

"Tersangka DR menawarkan perempuan kepada lelaki hidung belang.  Kemudian ketika harga sudah disepakati, DR pula yang menjemput perempuan untuk dibawa ke rumah tersangka DS yang dijadikan lokasi prostitusi," katanya.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved