Breaking News:

Ini Alasan Warga Menolak Intake, Anggota DPRD Serang:Lebih Baik Lanjutkan Normalisasi Sungai Ciujung

Intake ini mengambil air dari yang lain untuk dimasukkan ke projek normalisasi Kalimati, dan itu yag tak disetujui masyarakat.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Sebanyak 14 orang perwakilan warga bantaran sungai ciujung mendatangi kantor DPRD Kabupaten Serang, pada Senin (20/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Serang Abdul Kholik mengatakan bahwa pada prinsipnya proyek normalisasi Ciujung lama adalah permintaan dari Kabupaten Serang ke pusat.

Hal tersebut lantaran untuk memenuhi kebutuhan air baku bagi masyarakat yang tinggal di bantaran sungai ciujung.

"Ini sesuai dengan perjuangan masyarakat beberapa tahun yang lalu, dan ini diamini oleh Bupati Serang," katanya saat ditemui di gedung DPRD Kabupaten Serang, Senin (20/9/2021).

Kholik mengatakan untuk projek normalisasi atau long storage memang diminta oleh semua warga dan tidak ada yang menolak.

Namun yang jadi persoalan bagi warga adalah pembangunan intakenya tersebut.

Ia membeberkan, bahwa Intake ini mengambil air dari yang lain untuk dimasukkan ke projek normalisasi Kalimati, dan itu yag tak disetujui masyarakat.

Baca juga: Pemkab Serang Membuka Ruang Dialog Bagi Warga yang Menolak Pembangunan Intake di Tirtayasa

"Dengan dasar histori di zaman kolonial dan dengan kondisi baku mutu sumber air baru dari Ciujung baru yang memang diteliti tidak memenuhi standar baku mutu konsumsi," katanya.

Oleh karena itu, kata dia, masyarakat berharap agar proyek pembangunan intake tersebut dihentikan dan untuk normalisasi tetap dilanjutkan.

"Dari hasil pertemuan tersebut, pertimbangan keputusan akan dibahas lebih dulu dengan institusi terkait yang rencananya pada Rabu untuk tanggalnya kami belum dapat pastikan," katanya.

Dalam hal ini agar dapat menyampaikan apa yang menjadi plus dan minum dari dibuatnya intake tersebut.

"Dapat di rekomendasi kembali apakah dapat dilanjutkan atau tidak," ujarnya

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved