Breaking News:

Sebentar Lagi Bebas, Mantan Wali Kota Cilegon Tak Ingin Disambut Meriah dan Mau Ziarah ke Makam Ayah

Mantan Wali Kota Cilegon, Tubagus Iman Ariyadi akan menghirup udara bebas pada 23 September 2021.

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Yudhi Maulana A

Meski begitu, dirinya tidak melarang masyarakat Cilegon yang ingin bertemu adiknya ini.

Ati mengungkapkan nanti akan diberikan waktu untuk masyarakat Cilegon untuk dapat menemuinya namun tidak sampai beramai-ramai.

“Sehingga saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Cilegon yang memang rindu ingin bertemu Pak Iman, mungkin akan kita berikan kesempatan setelah beliau ada di rumah, tapi secara bergilir dan tetap menerapkan prokes,” tuturnya.

Ratu Ati mengungkapkan setelah ke luar dari Lapas Klas II Serang Iman Ariyadi terlebih dahulu akan berziarah ke makam ayahandanya Tubagus Aat Syafa’at di komplek Masjid Baitul Islah.

“Beliau minta kepada saya, nanti begitu dari Serang, beliau akan mampir ke Masjid Baitul Islah, kemudian ziarah ke makam Bapak Tubagus Aat Syafaat, lalu ke rumah orang tua untuk bertemu Ibu, kemudian baru pulang ke rumahnya,” ungkapnya.

Sebagai informasi,  Tubagus Iman Ariyadi bersama divonis bersalah dalam kasus korupsi suap Amdal Transmart Cilegon oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor Serang, Banten, Rabu (6/5/2018).

Ia ditangkap bersama dua terdakwa lainnya yakni Kepala Badan Perizinan Terpadu dan Penanaman Modal (BPTPM) nonaktif Kota Cilegon Ahmad Dita Prawira, dan politisi Partai Golkar Cilegon Hendri, 

Ketiganya dinilai melanggar Pasal 12 huruf (b) Undang-undang nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dalam Undang-undang nomor 31 Tahun 2001 juncto Pasal 55 juncto Pasal 64 KUHP.

Tubagus Iman Ariyadi divonis divonis enam tahun penjara dan denda Rp250 juta subsider tiga bulan kurungan.

Namun, tahun 2020 Mahkamah Agung (MA) mengabulkan Peninjauan Kembali (PK) yang diajukan Tubagus Iman Ariyadi.

Hukuman Tubagus dalam kasus suap Izin Amdal Transmart Cilegon pun berkurang jadi 2 tahun penjara.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved