Breaking News:

Warga Bantaran Sungai Ciujung Ngadu ke DPRD Kabupaten Serang Soal Pembangunan Intake

Kedatangan para warga tersebut untuk menyampaikan aspirasi terkait penolakan pembangunan intake atau saluran air di Kecamatan Tirtayasa.

Penulis: desi purnamasari | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Desi Purnamasari
Sebanyak 14 orang perwakilan warga bantaran Sungai Ciujung mendatangi kantor DPRD Kabupaten Serang, pada Senin (20/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Sebanyak 14 orang perwakilan warga bantaran Sungai Ciujung mendatangi kantor DPRD Kabupaten Serang, pada Senin (20/9/2021).

Kedatangan para warga tersebut untuk menyampaikan aspirasi terkait penolakan pembangunan intake atau saluran air di Kecamatan Tirtayasa.

Hadir dalam audensi tersebut yakni anggota komisi I Diantaranya Abdul Kholik, Cholis Rowiyan, Dendi Kurnia Ardiansyah dan perwakilan anggota Komisi IV Ahmadi.

Dalam pertemuan tersebut salah seorang warga yakni Heri Amrin Fasa mengatakan bahwa pihaknya sudah tiga kali mengajukan surat audiensi kepada pihak DPRD Kabupaten Serang namun belum saja dipertemukan karena alasan PPKM.

"Padahal pembangunan tersebut sudah berjalan hampir tujuh bulan lamanya," katanya.

Baca juga: Pemkab Serang Membuka Ruang Dialog Bagi Warga yang Menolak Pembangunan Intake di Tirtayasa

Maka dari itu, kata dia, masyarakat langsung datang ke dewan untuk menyampaikan aspirasi tersebut.

Ia berharap setelah pertemuan itu DPRD bisa memfasilitasi pihaknya untuk menyampaikan keluhan dan dasar penolakan pembangunan intake Ciujung tersebut.

"Dari hasil pertemuan tadi maka akan diagendakan kembali pada hari Rabu," katanya saat ditemui di gedung DPRD Kabupaten Serang.

Dan diharapkan, kata dia, pada pertemuan selanjutnya para pemangku kebijakan yang berwenang dapat hadir.

Baca juga: Warga Bantaran Sungai Ciujung Menolak Pembangunan Sodetan, Besok Rencana Kirim Surat Audiensi

Beberapa diantaranya yakni kepala Balai Besar Wilayah Sungai Ciujung Cidanau dan Cidurian (BBWSC3), PDAM, Dinas Lingkungan Hidup, dan konsultan juga didatangkan.

"Semoga di pertemuan selanjutnya dapat menemukan titik terang mengenai pembangunan intake tersebut," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved