Breaking News:

Pasca Tewasnya Jaka Ramadhan, Camat Bojong Awasi Pihak Keluarga Agar Tak Terpapar Radikalisme

Pihak Pemerintah Kabupaten Pandeglang memantau keluarga Jaka Ramadhan yang tewas di aksi baku tembak bersama pimpinan Muhajidin Indonesia Timur, Ali

Grafis Tribunwow/Kurnia Aji Setyawan
ilustrasi 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Pihak Pemerintah Kabupaten Pandeglang memantau keluarga Jaka Ramadhan yang tewas di aksi baku tembak bersama pimpinan Muhajidin Indonesia Timur, Ali Kalora.

Hal tersebut, sebagai antisipasi tindak lanjut dari tewasanya Jaka Ramadhan pasca baku tembak yang terjadi, Sabtu (18/9/2021).

Baca juga: Sosok Jaka Ramadhan Anak Buah Ali Kalora Asal Pandeglang, Anak Semata Wayang dan Dikenal Pendiam

Baca juga: Sosok Jaka Ramadan: Pengawal Ali Kalora Anggota Kelompok MIT yang Tewas, Ternyata Warga Pandeglang

Camat Bojong, Endin Haerudin mengatakan, pemantauan dilakukan agar keluarga yang ada tidak terpapar paham radikalisme.

"Yang pasti bahwa kita ingin memastikan paham radikalisme tidak boleh ada satupun di Pandeglang. Oleh karenanya, keluarganya terus menerus akan kita pantau," katanya saat dihubungi, Selasa (21/9/2021).

Dia berharap agar pihak keluarga dapat menerima kematian Jaka Ramadhan yang tewas ditembak oleh Satgas Madago Raya.

Pihaknya memastikan, pendekatan secara persuasif akan dilakukan pihak keluarga, dalam rangka memberikan rasa aman kepada lingkungan sekitar.

"Lewat pendekatan persuasif kami ingin ibu sama keluarganya tidak ikut-ikutan terpengaruh dengan kondisi yang ada. Mudah-mudahan itu bisa terwujud," terangnya.

Baca juga: Kronologi Ali Kalora Tewas Tertembak, Ini Sosok Kasatgas Operasi Madago Raya yang Buru Kelompok MIT

Baca juga: Teror Ali Kalora di Sigi, Polri Beberkan Sumber Pendanaan Organisasi, Terungkap Pemberian Kotak Amal

Sebelumnya, Satgas Madago Raya telah berhasil menumpas pimpinan Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Ali Kalora bersama seorang anak buahnya, Jaka Ramadhan pada Sabtu (18/9/2021).

Diketahui Ali Kalora dan Jaka Ramadhan tewas tertembak setelah terlibat baku tembak dengan Satgas Madago Raya.

Tepatnya di Desa Antina Kecamatan Torue, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, pada Sabtu (18/9/2021) pukul 18.15 WITA.

Jaka Ramadhan sendiri merupakan warga Kampung Gunung Cangrih, Desa Cikagan, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang, Banten

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved