Breaking News:

Kerajaan Angling Dharma Pandeglang

Camat Mandalawangi Akui Belum Ada Laporan Warga yang Dirugikan dengan Adanya Kerajaan Angling Dharma

Pihaknya pun mengatakan, untuk saat ini dirinya masih belum bertemu dengan sosok pemimpin Kerajaan Angling Dharma, 'Baginda Sultan' Iskandar Jamaludin

TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Suasana istana Kerajaan Angling Dharma di Pandeglang 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, PANDEGLANG - Camat Mandalawangi, Yamin Bun Yamin angkat bicara terkait adanya Kerajaan Angling Dharma di Desa Pandat, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Menurutnya, selama menjabat sebagai camat selama dua tahun, ia tidak pernah mendapatkan laporan ataupun aduan dari masyarakat terkait adanya Kerajaan Angling Dharma.

"Selama ini saya sudah 2 tahun juga tidak ada pengaduan, artinya biasa-biasa saja. Jadi saya selalu koordinasi dengan Sekdis dan warga sekitar tidak ada masalah," katanya saat ditemui di kantor Camat Mandalawangi, Rabu (22/9/2021).

Pihaknya pun mengatakan, untuk saat ini dirinya masih belum bertemu dengan sosok pemimpin Kerajaan Angling Dharma, 'Sang Baginda Sultan' Iskandar Jamaludin Firdaus.

Baca juga: Tanggapan Bupati Pandeglang soal Adanya Kerajaan Angling Dharma: Kalau Halu, Harus Diproses Hukum

 Hal tersebut, dikarenakan Iskandar Jamaludin Firdaus masih belum mau dipertemukan oleh pihaknya untuk bersilahturahmi.

"Kalau untuk bertemu kan, memang kita serahkan kepada yang bersangkutan, mungkin untuk saat ini sulit, nanti akan kita coba minta waktu lagi," terangnya.

Pihaknya pun ingin sekali bertemu dengan yang bersangkutan apabila memang diizinkan, akan tetapi memang ia tidak memaksakan untuk pertemuan tersebut dilakukan secepat mungkin.

Kantor kecamatan Mandalawangi Pandeglang
Kantor kecamatan Mandalawangi Pandeglang (TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan)

Ia pun mengatakan bahwa sampai saat ini belum ada warga yang merasa dirugikan atas perbuatan yang dilakukan dalam membantu masyarakat sekitar.

"Intinya sampai saat ini belum ada laporan ataupun aduan dari masyarakat sekitar. Kalau untuk bertemu pasti ada ya, kita mau coba silahturahmi sambil memantau pergerakan beliau," katanya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved