Breaking News:

Ikat Lutung Kelabu yang Terancam Punah Pakai Rantai di Pohon, Warga Cilegon Ditangkap Polisi

Tiga satwa dilindungi milik seorang warga Cilegon berinisial DSA diamankan oleh pihak Satreskrim Polres Cilegon pada Kamis (29/8/2021).

Penulis: Khairul Ma'arif | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Khairul Ma'arif
Konferensi pers terkait adanya warga Kota Cilegon yang memelihara hewan dilindungi yakni lutung kelabu, satu burung poksay jambul, dan dua burung nuri sayap hitam. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Khairul Ma'arif

TRIBUNBANTEN.COM, CILEGON - Tiga satwa dilindungi milik seorang warga Cilegon berinisial DSA diamankan oleh pihak Satreskrim Polres Cilegon pada Kamis (29/8/2021).

Diketahui, DSA merupakan seorang pengusaha rumah makan yang berada di Komplek Residence Cilegon, Kelurahan Cibeber, Kota Cilegon.

Tiga satwa yang dilindungi tersebut ialah satu lutung kelabu, satu burung poksay jambul, dan dua burung nuri sayap hitam.

Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga mengatakan berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup (LHK) P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa Dilindungi ketiganya merupakan hewan dilindungi.

Dirinya menuturkan saat diamankan lutung kelabu dalam keadaan terikat di pohon.

Sementara tiga burungnya berada di dalam sangkar.

Baca juga: Cerita Damkar Tangsel Bantu Pemotongan Hewan Kurban: Sapi Kabur hingga Terperosok ke Parit

"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk tidak memelihara satwa yang dilindung karena akan terancam hukuman pidana dan melaporkan kepada kami jika menemukan hal demikian," katanya saat konferensi pers di Alun-alun Kota Cilegon, Kamis (23/9/2021).

Selain mengamankan barang bukti berupa satwa liar, pemilik satwa yang berinisial DSA juga ikut ditahan.

"Selanjutnya kasus ini akan diselidiki oleh Satreskrim Polres Cilegon," tambahnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved