Breaking News:

Kaget Anaknya Jadi Selingkuhan Istri Orang, Ayah di Pandeglang Aniaya Putranya Hingga Tewas

Seorang ayah di Pandeglang tak kuasa menahan emosi setelah mengetahui sang anak menjadi selingkuhan istri orang.

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
Tribun Manado/net
Ilustrasi 

TRIBUNBANTEN.COM - Seorang ayah di Pandeglang tak kuasa menahan emosi setelah mengetahui sang anak menjadi selingkuhan istri orang.

Pria berinisial MI tega menganiaya sang anak, YA setelah diberitahu kalau putranya itu menjadi selingkuhan NS, istri dari FS (30) warga Kampung Cicalung, Desa Kadomas, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang.

MI tak sendiri, ia menganiaya anaknya bersama FS dan juga empat orang lainnya hingga tewas.

Peristiwa penganiayaan itu bermula ketika FS baru pulang bekerja dari Jakarta.

Saat tiba di rumah, ia mengecek HP istrinya dan melihat ada chat mesra antara NS dan YA.

Selain itu, ia juga melihat riwayat video call serta telepon antara istrinya dan selingkuhannya dengan frekuensi yang cukup sering.

Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah mengatakan setelah melihat bukti perselingkuhan itu, FS meminta sang istri untuk memanggil selingkuhannya ke rumahnya.

"Jadi menurut keterangan pelaku, korban melihat banyak panggilan keluar, video call dan lainnya di handphone sang istri," katanya saat dihubungi, Kamis (23/9/2021).

Korban yang mendapatkan pesan tersebut pun langsung mendatangi rumah FS.

Ketika hendak masuk ke rumah, ia terkejut ternyata sudah ada FS.

Baca juga: Seorang Ibu Dibunuh Anak Kandung Setelah Menegur, Korban Minta Anaknya Berbohong Agar Tak Dipenjara

"Korban pun diinterograsi oleh pelaku bersama dengan sang istri. Dan disitulah ia mendapatkan bahwa ternyata keduanya sering melakukan hubungan intim layaknya suamiistri," terangnya.

Setelah mendapatkan keterangan tersebut, pelaku FS pun memanggil MI.

kaget sekaligus geram, ayah korban pun memukuli anaknya hingga tewas bersama dengan FS dan empat orang lainnya.

"Jadi mendengar hal tersebut korban dipukuli oleh sang ayah dan pelaku lainnya hingga tak sadarkan diri dan meninggal dunia," ujarnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved