Breaking News:

Kerajaan Angling Dharma Pandeglang

Seluk Beluk Kerajaan Angling Dharma Pandeglang, Baginda Ngilmu di Gunung Hingga Istri Pecinta Jokowi

Diketahui Iskandar Jamaludin Firdaus tinggal di Desa Pandat, Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang, Banten di sebuah rumah megah bak 'istana'.

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
dok. pengikut Kerajaan Angling Dharma Pandeglang, Ki Jamal
Baginda Sultan Iskandar Jamaluddin Firdaus, pemimpin Kerajaan Angling Dharma Pandeglang 

TRIBUNBANTEN.COM - Nama Sang Baginda Sultan Iskandar Jamaludin Firdaus kini menjadi buah bibir masyarakat seiring dengan kehebohan munculnya 'Kerajaan' Angling Dharma di Pandeglang.

Banyak yang penasaran dengan siapa sosok Sang Baginda Sultan dan bagaimana seluk beluk dari 'kerajaan' Angling Dharma di Pandeglang.

Diketahui Iskandar Jamaludin Firdaus tinggal di Desa Pandat, Kecamatan Mandalawangi, Pandeglang, Banten di sebuah rumah megah bak 'istana'.

Sosok Iskandar Jamaludin Firdaus juga dikenal warga sebagai pria yang dermawan dan kerap membantu masyarakat miskin.

Berikut 5 fakta menarik soal seluk beluk 'Kerajaan' Angling Dharma di Pandeglang yang dirangkum TribunBanten.com.

Baca juga: Ungkapan Warga yang Rumahnya Dibangun Sultan Baginda Angling Dharma Pandeglang

1.Ngilmu di Gunung

Ki Jamal, juru bicara dari Sang Baginda Sultan berceritakan kekuasaan yang didapatkan pemimpinnya bermula pada saat tahun 2004.

Dimana pada saat itu, sang baginda raja telah selesai bertapa di sebuah gunung untuk mempelajari sebuah ilmu.

Pasca itu, ia mendapatkan kedigdayaan menjadi raja dari makhluk gaib berdasarkan perintah Tuhan.

"Baginda diangkat menjadi raja pada tahun 2004, itu asal-usul urusannya juga dengan gaib. Pengangkatan ini bukan keinginan baginda bukan juga keinginan masyarakat, tapi memang sudah perintah dari sana-nya, dari Sang Pencipta," terangnya.

Tak hanya disitu, ia menerangkan bahwa warga di sekitar selalu percaya akan setiap ucapan dari sang baginda raja.

Pasca mendapatkan pengakuan, ia pun mulai membangun rumah warga miskin sejak tahun 2017 dan hingga saat ini juga masih terlibat memberikan santunan kepada anak-anak yatim piatu.

"Sang raja sering memberikan bantuan kepada rakyat miskin dan anak yatim dari dulu. Itu mengapa kita meyakini, bahwa raja merupakan utusan Tuhan," jelasnya.

Baca juga: Pengikut Enggan Angling Dharma Pandeglang Disebut Kerajaan: Baginda Tak Mengakui Dirinya Raja

2. Sumber Kekayaan

Aki Jamal menyebut Sang Baginda Sultan mendapat penghasilan dari pemberian para santrinya.

“Karena baginda itu santri, muridnya banyak di mana-mana, santri-santrinya ini peduli. Santri ini membeli keramik, santri lainnya memberi juga. Semuanya diaturnya ke Baginda,” tutur Aki.

Baca juga: Pengikut Enggan Angling Dharma Pandeglang Disebut Kerajaan: Baginda Tak Mengakui Dirinya Raja

Menurutnya, Baginda ini memang sangat gemar berkegiatan sosial yang bisa membawa kesejahteraan untuk warga di daerahnya.

“Beliau memang semua kegiatannya di bidang sosial. Memang baginda ini orangnya sangat luar biasa dan saya salah satunya santri baginda,” tambahnya.

Aki menyebut, Iskandar Jamaludin Firdaus memiliki hubungan daerah dengan seorang raja yang dulu ada di daerah Banten.

“Baginda gelarnya itu langsung. Mungkin sosok seorang raja yang adil bijaksana yang muncul di permukaan bumi ini. Pada intinya baginda punya hati seorang raja yang adil dulu ada dalam sejarah, Raja Angling Dharma yang adil dan bijaksana se-nusantara, mungkin jatuhnya ke beliau,” kata Aki.

“Lebih jelasnya, salah satunya baginda ada juga keturunan dari sultan di Banten,” imbuhnya.

Bangunan Kerajaan Angling Dharma Pandeglang
Bangunan Kerajaan Angling Dharma Pandeglang (Kompas TV/Deden)

3. Bantu Bangun Rumah

Berdasarkan informasi yang diperoleh oleh TribunBanten.com, setidaknya terdapat 30 rumah yang telah dibangun oleh sang raja selama tahun 2017 hingga 2019.

Rumah tersebut, berada di beberapa kecamatan di Pandeglang seperti Mandalawangi, Menes dan Pagelaran.

Baca juga: Pengikut Enggan Angling Dharma Pandeglang Disebut Kerajaan: Baginda Tak Mengakui Dirinya Raja

Rumah warga di Mandalawangi yang dibangun oleh pemimpin Kerajaan Angling Dharma, mempunyai ciri yang seragam yakni adanya tulisan 'Angling Dharma'.

Lalu, ukiran ornamen rumahnya juga sama dengan 'istana' milik sang Baginda Sultan.

Ida Nurhayati (40) warga Kampung Tenjo, Desa Sinargalih, Kecamatan Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang mengatakan bahwa oa sangat berterima kasih berkat adanya pembangunan rumah yang dibangun oleh Iskandar.

"Kami justru sangat berterima kasih dengan adanya pembangunan rumah yang diberikan oleh baginda, kalau tidak ada bangunan ini mungkin kita tidak bisa tinggal dimana," katanya saat ditemui, Rabu (22/9/2021).

Ia menerangkan, bahwa selama ini dirinya tidak pernah diminta biaya untuk membangun rumahnya sendiri.

Rumah warga Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang yang dibangun oleh Baginda Sultan Kerajaan Angling Dharma
Rumah warga Mandalawangi, Kabupaten Pandeglang yang dibangun oleh Baginda Sultan Kerajaan Angling Dharma (dok. Aki Jamil pengikut Kerajaan Angling Dharma Pandeglang)

Justru, sang Baginda Sultan yang datang ke dirinya untuk membangun rumah tanpa biaya sepeserpun.

"Dia itu seperti pahlawan bagi kami warga yang kurang mampu untuk membangun rumah," terangnya.

4. Istri Pecinta Jokowi

salah seorang istrinya sangat pandai bernyanyi dan menciptakan lirik bertemakan Presiden RI, Joko Widodo.

Baca juga: Camat Mandalawangi Akui Belum Ada Laporan Warga yang Dirugikan dengan Adanya Kerajaan Angling Dharma

Hal tersebut dibenarkan oleh pengikutnya yang juga merupakan juru bicara nya yakni, Aki Jamal saat ditemui di salah satu rumah makan di Pandeglang.

Menurutnya, salah satu istri dari banginda raja sangat gemar bernyanyi dan menciptakan lagu.

"Iya memang benar salah satu istri baginda raja itu memang suka bernyanyi. Dan itu dituangkan dalam bentuk lirik," katanya saat ditemui di Pandeglang, Rabu (22/9/2021).

Salah satu lagu ciptaan yang bertemakan Jokowi dibuatnya dalam rangka mengajak masyarakat untuk tetap mendukung Jokowi dalam menjalankan tugasnya sebagai presiden.

"Jokowi Presiden yang sejati. Walau dicaci-maki tetap sabar dan peduli, karena suci hati. Bagi orang yang menghina tetap masuk penjara, karena Presiden lambang Negara yang sangat mulia," begitu bunyi sedikit penggalan lirik yang diterima oleh TribunBanten.com.

5. Polisi Turun Tangan

Kapolres Pandeglang, AKBP Belny Warlansyah, mengungkapkan temuan soal munculnya pria di Pandeglang yang disebut Raja Angling Dharma.

Raja itu bernama 'Sang Baginda Sultan' Iskandar Jamaludin Firdaus.

"Hasilnya raja yang disebutkan dan viral tidak bersangkutan kerajaan. Itu murni bersangkutan suka dengan corak-corak kerajaan," katanya saat dihubungi, pada Kamis (23/9/2021).

Menurut dia, Iskandar Jamaludin Firdaus itu tidak melanggar kaidah hukum. Malah, kata dia, Iskandar Jamaludin Firdaus memberi bantuan kepada masyarakat kurang mampu.

Untuk itu, dia meminta, agar kejadian itu tidak dikaitkan Sunda Empire yang sempat viral di media sosial lantaran membuat kerajaan.

"Jelas berbeda tentu. Karena dana membangun rumah itu berdasarkan keterangan yang kami peroleh itu berasal dari dana swadaya dan bantuan dari donatur yang datang ke rumah baginda," jelasnya.

(TribunBanten.com/Yudhi Maulana/Marteen Ronaldo Pakpahan)

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved