Breaking News:

Virus Corona

Klaster Baru Corona: 1303 Sekolah Jadi Tempat Penyebaran Covid-19 Selama PTM 

Lebih dari 1000 sekolah telah menjadi klaster penularan Covid-19 selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Editor: Glery Lazuardi
Warta Kota/henry lopulalan
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim mengikuti rapat kerja dengan Komisi X DPR di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (12/12/2019). Rapat kerja tersebut membahas sistem zonasi dan Ujian Nasional (UN) tahun 2020, serta persiapan pelaksanaan anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan tahun 2020. 

TRIBUNBANTEN.COM - Lebih dari 1000 sekolah telah menjadi klaster penularan Covid-19 selama pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) memaparkan hasil temuan tersebut.

Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim mengatakan, pihaknya tidak akan menghentikan PTM terbatas meski ditemukan 1.000 lebih sekolah menjadi klaster penularan Covid-19.

Dia memastikan Kemendikbudristek akan terus memonitor kasus penyebaran dan penularan Covid-19 di sekolah yang menggelar pembelajaran tatap muka.

"Itu terus kita monitor. Bukan berarti PTM-nya akan diundur, masih harus jalan. PTM terbatas masih dilanjutkan," tutur Nadiem kepada wartawan di Kompleks DPR RI, Kamis (23/9/2021).

Mantan bos GoJek itu meminta sekolah yang menggelar PTM terbatas agar menguatkan penerapan protokol kesehatan (prokes) pencegahan Covid-19.

Selain itu, dia juga meminta kepada pemerintah terbuka terkait kondisi di lingkungannya.

Dia mengingatkan satuan pendidikan yang menggelar PTM terbatas harus segera menutup sekolah jika ditemukan kasus Covid-19 di lingkungannya.

"Protokol kesehatan harus dikuatkan, tapi sekolahnya masing-masing kalau ada kasus klaster ya harus ditutup segera," ujar Nadiem.

Berdasarkan data dari survei internal Kemendikbudristek yang dipublikasikan pada laman https://sekolah.data.kemdikbud.go.id/kesiapanbelajar/ per Kamis, 23 September 2021, tercatat ada 1.303 sekolah menjadi klaster Covid-19 atau 2,77 persen dari 47.005 sekolah yang mengisi survei.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved