Breaking News:

Tamu Hotel di Kawasan Anyer Kabupaten Serang Mulai Berdatangan, Didominasi Keluarga

Sistem buka-tutup ini diterapkan karena dipengaruhi sejumlah faktor, khususnya modal.

TribunBanten.com/Agung Yulianto Wibowo
Resepsionis hotel 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Dari total 28 hotel di kawasan Anyer-Cinangka, Kabupaten Serang, enam di antaranya tutup selama pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang, Sukardjo, mengatakan saat ini hotel masih menerapkan sistem buka-tutup.

"Masih sepi pengunjung. Ramai hanya saat akhir pekan, hari biasa tidak begitu ramai," katanya saat dihubungi TribunBanten.com, Sabtu (25/9/2021).

Menurut dia, empat dari enam hotel yang tutup selama penerapan PPKM, sudah buka.

Baca juga: Aktivitas Masyarakat Dilonggarkan, Jumlah Pemesanan Hotel di Banten Meningkat

Dua hotel, yaitu Grand Garden dan Alissa masih tutup.

"Tidak tutup total, tetapi sistem buka-tutup," ucapnya.

Sistem buka-tutup ini diterapkan karena dipengaruhi sejumlah faktor, khususnya modal.

Namun, Sukardjo mengaku tidak ada hotel dan restoran yang sampai gulung tikar.

"Insyaallah saat ini mulai kembali mencoba ditingkatkan kembali agar sama-sama memperkuat pemulihan ekonomi," katanya.

Baca juga: Zona Kuning Covid-19, Tingkat Okupansi Hotel di Kabupaten Serang Melonjak Naik Hingga 90 Persen

Adapun penggunaan aplikasi PeduliLindungi di hotel di kawasan Anyer belum diterapkan.

"Tapi karyawan kami semua sudah suntik vaksin Covid-19," ujar Sukardjo.

Saat ini, tamu yang banyak ke hotel rombongan keluarga.

"Restoran kami batasi hanya sekitar 50 persen dari kapasitas penuh. Kalau di ruang terbuka kan ketemu banyak orang, lain halnya jika di dalam kamar hotel," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved