Breaking News:

Viral Tubuh Bayi Dicat Jadi Manusia Silver di Tangsel, Satpol PP: Pelakunya Bisa Kena Sanksi Pidana

Foto seorang bayi diwarnai tubuhnya hingga menyerupai manusia silver viral di media sosial.

Instagram @tangsel_update
Foto seorang bayi diwarnai tubuhnya hingga menyerupai manusia silver viral di media sosial. 

TRIBUNBANTEN.COM - Foto seorang bayi diwarnai tubuhnya hingga menyerupai manusia silver viral di media sosial.

Foto tersebut diunggah satu di antaranya oleh akun Instagram @tangsel_update, Jumat (25/9/2021).

Dalam foto itu tampak seorang wanita tengah memangku balita yang sedang tertidur di jalanan.

Baca juga: Kisah Moti Manusia Silver Terjaring Razia, Lagi Ngelamun Pengen Sekolah, Tersadar Sudah Diangkut

Baik tubuh si wanita maupun bayi tersebut penuh dilumuri cat silver dari ujung kepala hingga kaki.

Pun si wanita terlihat hanya memakai kaos dan celana pendek dilengkapi beberapa aksesoris, seperti jam, gelang, dan kalung.

Sementara si bayi memakai jaket dan celana panjang yang juga dilumuri cat silver tanpa alas kaki.

Berdasarkan tulisan dalam kolom keterangan, foto itu diambil di SPBU Parakan, Kecamatan Pamulang, Tangerang Selatan.

Seperti diketahui, manusia silver kerap kali jadi modus masyarakat untuk meminta uang di jalanan.

"Perlu perhatian khusus, manusia silver di Tangerang Selatan membawa balitanya, Jumat (24/09) sekitar pukul 20.50 WIB."

"(Tujuannya) untuk belas kasihan para pengguna jalan sekitar," tulis akun tersebut.

Baca juga: Lampu Merah JLS Cilegon Mati Tersambar Petir, Manusia Silver Beraksi jadi Polantas

Melansir Tribun Jakarta, saat ini Satpol PP akan melakukan pengecekan di SPBU Parakan, Kecamatan Pamulang.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangerang Selatan, Muksin Al Fachry.

Selain itu, pihaknya juga bakal menggelar operasi terhadap manusia silver karena tergolong penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

"Kita mau ngecek lapangan dan lapor juga sama pimpinan. Jadi itu ada Peraturan daerahnya."

"Karena bisa sanksi pidana kurungan atau denda itu ada," kata Muksin saat dihubungi, Sabtu (25/9/2021).

Lebih lanjut, menurut Muksin, tindakan yang dilakukan wanita itu sudah melanggar aturan

Bahkan sudah harus diberikan sanksi tegas.

Baca juga: Remaja Manusia SIlver Pelaku Mutilasi Diiming-Imingi Rp 100 Ribu Agar Mau Dicabuli oleh Korban

"Dia mengatasnamakan seni, (tapi) kalau udah bawa anak-anak, itu sudah bukan seni lagi."

"Namanya, menggunakan anak untuk minta minta, itu ada sanksinya," tambahnya.

Namun, Muksin tak bisa berbuat banyak mengenai sanksi apa yang diberikan kepada wanita tersebut.

Lantaran masalah sanksi merupakan kewenangan dari dinas sosial.

"Kalau Satpol PP itu bagaimana di jalan, nanti dilimpahkan ke dinsos, nanti yg lebih tegas dinsos lah yang berikan aturan aturan," kata Muksin.

Ia kemudian mencurigai perihal tertidurnya bayi itu dalam kegiatan manusia silver tersebut.

Menurutnya hal ini harus diselidiki apakah bayi itu menggunakan obat-obatan agar tidak menangis.

"Itu anak tidur mulu patut kita curigai. Nanti yang lebih paham orang kesehatan," ujarnya.

Baca juga: Cerita Manusia Silver di Serang, Bentol-bentol Hingga Dua Kali Ditangkap Satpol PP

Muksin memang tak menampik, beberapa waktu terakhir banyak manusia silver kerap beroperasi di wilayah Tangerang Selatan.

Satpol PP Tangsel pernah melakukan operasi untuk menjaring sejumlah manusia silver di wilayah yang sudah dipetakan itu.

Hanya saja, baru pertama kali ada seorang bayi yang dilibatkan.

"Untuk wilayah Pamulang tidak pernah melihat keberadaan manusia silver, kemudian tidak pernah ada yang bawa bayi," ucap Muksin dikutip dari Kompas.com.

(TRIBUNBANTEN.COM/TRIBUNJAKARTA.COM/KOMPAS.COM)

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved