Breaking News:

BEM SI Gelar Aksi Demo di Depan Gedung KPK, Polisi Siagakan 600 Personel untuk Pengamanan

Polres Metro Jakarta Selatan menyiapkan pengamakan aksi demo di depan Gedung KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Senin (27/9/2021) pagi.

TribunJakarta.com/Annas Furqon Hakim
Sejumlah personel Kepolisian melakukan apel jelang aksi unjuk rasa di depan Gedung KPK, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Senin (23/9/2019). Kini aparat juga akan terjun mengamankan demo di Gedung KPK pada Senin (27/9/2021) 

TRIBUNBANTEN.COM - Polres Metro Jakarta Selatan menyiapkan pengamakan aksi demo di depan Gedung KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan pada Senin (27/9/2021) pagi.

Wakapolres Metro Jakarta Selatan AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, jumlah polisi yang dikerahkan lebih banyak dari biasanya, yakni 600 orang.

"Kita melaksanakan kegiatan pengamanan di area KPK terkait ada pemberitahan ada giat penyampaian pendapat di muka umum teman-teman dari beberapa elemen."

"Ini hanya kenaikan sedikit eskalasinya jadi biasanya 500, ini 600 personel," kata Agus kepada wartawan.

Agus menuturkan, pihaknya bakal mengedepankan tindakan humanis dalam pengamanan demo di depan Gedung KPK hari ini.

Baca juga: BEM SI Ultimatum Jokowi agar Angkat 57 Pegawai KPK Jadi ASN, Ancam akan Gelar Aksi di Jalan

Baca juga: Tak Kunjung Dapat Respons dari Presiden Jokowi, BEM SI Gelar Aksi Demo Hari Ini di Gedung KPK

"Humanis dan damai. Kita tetap gak terlalu spesifik untuk perbanyak pasukan tapi tetap kita kedepankan humanis."

"Kita benar-benar kurangi gesekan yang terjadi antara kami dengan rekan-rekan yang lakukan aksi kegiatan," ujar dia.

Sebelumnya, Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) bersama Gerakan Selamatkan KPK (GASAK) akan menggelar demo di depan Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Senin (27/9/2021) sekira pukul 14.00 WIB.

Demo digelar lantaran ultimatum mereka tak digubris Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Ultimatum yang dimaksud, terkait nasib pegawai KPK yang dipecat akibat tes wawasan kebangsaan (TWK).

"Aliansi BEM Seluruh Indonesia dengan Gerakan Selamatkan KPK kembali bergerak, untuk menindaklanjuti dari ultimatum Jokowi yang telah melewati 3x24 jam dari ultimatum dikirimkan," kata Koordinator Media BEM SI 2021, Muhammad Rais lewat keterangan tertulis, Senin (27/9/2021).

Baca juga: Azis Syamsuddin Ditahan, Berikut Daftar Pimpinan DPR yang Jadi Tersangka KPK

Baca juga: KPK Jemput Paksa Azis Syamsudin Usai Mangkir dari Panggilan, Berdalih Sedang Jalani Isoman

BEM SI memandang Presiden Jokowi tidak menunjukkan keberpihakannya kepada 56 pegawai KPK yang akan dipecat, dengan tidak menggubris ultimatum yang mereka berikan.

Di sisi lain, mereka menyebut KPK kini tidak lagi menjadi lembaga negara yang memberantas korupsi, melainkan berubah menjadi Komisi Perlindungan Korupsi.

"Bagaimana tidak? Pegawai-pegawai jujur telah disingkarkan dengan adanya TWK dengan dalih wawasan kebangsaan hingga timbul fitnah dugaan taliban tanpa alasan," kata Rais.

Menurut BEM SI, KPK yang seharusnya memberantas korupsi di negeri ini justru digembosi saat gencar-gencarnya memberantas kasus besar korupsi.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul 600 Personel Polisi Dikerahkan Amankan Demo BEM SI di KPK Siang Ini

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved