Breaking News:

Duh! Tanah Sitaan di Jalan Sewor Kota Serang Diserobot Pihak Lain, KPK Lapor ke Polda Banten

Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan kepada Polda Banten soal sejumlah bidang tanah sitaan yang didirikan bangunan.

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Gedung Baru KPK 

TRIBUNBANTEN.COM - Pihak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melaporkan kepada Polda Banten soal sejumlah bidang tanah sitaan yang didirikan bangunan.

Tanah sitaan itu terkait kasus tindak pidana pencucian uang yang menjerat Tubagus Chaeri Wardana.

Tanah sitaan itu beralamat di Jalan Sewor, Kelurahan Banjarsari, Kecamatan Cipocok, Kota Serang Banten

Pelaksana tugas juru bicara KPK Ali Fikri mengatakan pihaknya telah menerima informasi lalu memeriksa ke lokasi tanah tersebut.

Dari pemeriksaan itu, KPK membenarkan tujuh bidang tanah yang disita KPK telah dikuasai oleh pihak lain.

Dikatakan Ali, KPK telah meminta secara lisan agar aktivitas tersebut dihentikan karena statusnya masih disita KPK.

Namun, PT Bangun Mitra Jaya tetap bersikukuh melakukan aktivitasnya dan merasa punya hak atas tanah tersebut.

"KPK kemudian melayangkan surat pengaduan penguasaan tanah sitaan ini kepada Kepolisian Daerah Banten tertanggal 2 September 2021," kata Ali dalam keterangannya, Senin (27/9/2021).

Baca juga: BEM SI Gelar Aksi Demo di Depan Gedung KPK, Polisi Siagakan 600 Personel untuk Pengamanan

Baca juga: Tak Kunjung Dapat Respons dari Presiden Jokowi, BEM SI Gelar Aksi Demo Hari Ini di Gedung KPK

Saat ini, kata Ali, perkara Wawan sudah berkekuatan hukum tetap atau inkrah dengan putusan majelis menyebut bahwa tujuh bidang tanah dimaksud dikembalikan kepada pihak tersita.

Selanjutnya KPK akan melakukan eksekusi dengan mengembalikan aset tersebut kepada pihak tersita setelah permasalahan penguasaan tanah ini tuntas.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved