Breaking News:

Kekurangan Air Bersih, Warga Kampung Kaum Tetap Gunakan Air Sungai Ciberang Meskipun Keruh

Warga Kampung Kaum, Kabupaten Lebak, masih menggunakan air dari bantaran Sungai Ciberang untuk kebutuhan sehari-hari.

TRIBUNBANTEN/MARTEENRONALDOPAKPAHAN
Warga Kampung Kaum, Kabupaten Lebak, masih menggunakan air dari bantaran Sungai Ciberang untuk kebutuhan sehari-hari. 

Laporan wartawan TribunBanten.com, Marteen Ronaldo Pakpahan

TRIBUNBANTEN.COM, LEBAK - Warga Kampung Kaum, Kabupaten Lebak, masih menggunakan air dari bantaran Sungai Ciberang untuk kebutuhan sehari-hari.

Hal itu, karena debit air di sepanjang Sungai Ciberang tinggi dan kurangnya pasokan air bersih di lingkungan tempat tinggal warga.

Baca juga: Polres Lebak Gerebek Rumah Pelaku Pencurian di Minimarket, Satu Orang Terkapar Ditembak

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 Masih Tertinggal, Bupati Lebak Berharap Bantuan Tetua Adat

Berdasarkan pemantauan TribunBanten.com pada Senin (27/9/2021), warga menggunakan air dari bantaran Sungai Ciberang untuk mencuci pakaian, mandi dan stok minuman.

Air bantaran Sungai Ciberang itu berwarna keruh. Warga menyadari mengkonsumsi air bantaran sungai dapat menyebabkan gangguan kesehatan.

Sutiah (40) warga mengaku telah terbiasa menggunakan air dari Sungai Ciberang untuk kebutuhan sehari-hari.

"Saya tahu, bila air Ciberang dalam kondisi keruh itu bisa membayakan kesehatan. Namun, karena sekitar rumah saya tidak ada sumber air bersih, maka mau bagaimana lagi," jelasnya saat ditemui di Rangkasbitung, Senin (27/9/2021).

Untuk itu, dia meminta, agar pemerintah setempat menyalurkan air bersih untuk masyarakat yang berada di bantaran kali, agar mereka tidak lagi menggunakan air keruh.

Apalagi menurutnya, pada masa musim kemarau beberapa waktu lalu, ia dan warga lainnya terpaksa membeli air bersih untuk kebutuhan mandi dan mencuci pakaian.

Baca juga: Capaian Vaksinasi Covid-19 Baru 16 Persen, Bupati Lebak Keluhkan Minimnya Vaksinator

Baca juga: Kabupaten Lebak Terapkan Ganjil-Genap di Kawasan Wisata Tiap Akhir Pekan

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lebak Nana Sunjana mengatakan sudah sering mengingatkan kepada masyarakat sekitar untuk tidak menggunakan apalagi menkomsumsi air dari bantaran Sungai Ciberang tersebut.

"Bahkan, kami pun telah beberapa kali mengingatkan warga bantaran yang tidak memiliki sumber air bersih agar segera menjadi pelanggan perusahaan daerah air minum (PDAM)," ujarnya, saat dihubungi.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved