Breaking News:

Momen Bupati Serang Datangi PAUD yang Disegel Oknum Warga, Bantu Cari Solusi

Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah bersama Forkopimda Kabupaten Serang mengunjungi PAUD Tunas Harapan.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah saat sedang musyawarah di Kantor Desa 

Dengan bukti Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) yang ditunjukkan kepada Bupati Serang.

Menurutnya dengan bukti tersebut, tanah itu sah milik keluarganya.

Sehingga meminta pihak aparat Desa dan PAUD agar mengembalikan hak kepemilikannya.

"Ini kan sudah jelas ada SPPT, walaupun tidak ada sertifikat," ujar pihak Abu Bakar.

Kemudian dengan adanya SPPT tersebut, pihaknya ingin mengurus surat tanah itu.

Di mana pihak Abu Bakar menginginkan agar bukti SPPT tersebut menjadi sertifikat tanah.

Dari Asmunah kepada ahli warisnya yakni Abu Bakar sebagai anak kandungnya.

Sementara Amar, selaku pihak yang mengklaim bahwa tanah tersebut adalah milik orang tuanya.

Ia mengatakan bahwa tanah itu sebenarnya milik kakeknya atas nama H. Madumang yang dibeli dari Asmunah.

Di mana saat itu H. Madumang menjabat sebagai Kepala Desa Kendayakan.

"Ini sudah diperjual belikan oleh Kakek saya sebagai Kepala Desa Kendayakan. Berdasarkan segel atas nama Asmunah," ujarnya pada saat musyawarah.

Baca juga: Sambut HUT PMI, Ratu Tatu Serukan Kebersamaan Tangani Pandemi Covid-19

Baca juga: Selamat! Pemkab Serang 10 Kali WTP, Dapat Penghargaan dari Kemenkeu, Bupati Ratu Tatu: Tidak Mudah

Surat segel atas jual beli tersebut pun, ia perlihatkan kepada Bupati Serang.

Ia mengklaim bahwa dengan surat segel jual beli tersebut, itu sebagai bukti jelas.

Di mana dalam surat segel tersebut, Asmunah telah menjual tanahnya kepada H. Madumang.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved