Breaking News:

Akhirnya Terungkap! 3 Pelaku Penembakan Ustaz Alex di Tangerang Ditangkap, Ini Perannya

Sebanyak tiga dari empat pelaku penembakan ketua majelis taklim di Tangerang bernama Marwan alias Alex diamankan aparat kepolisian.

Editor: Glery Lazuardi
Warta Kota/ Andika Panduwinata
Istri Ustaz yang Tewas Ditembak histeris di sisi jenasah suaminya, Minggu (19/9/2021) 

TRIBUNBANTEN.COM - Sebanyak tiga dari empat pelaku penembakan ketua majelis taklim di Tangerang bernama Marwan alias Alex diamankan aparat kepolisian.

Mereka yaitu, M, K dan S.

Upaya penangkapan itu dilakukan selama kurun waktu satu minggu setelah insiden yang menewaskan tokoh agama tersebut.

"Tidak sampai satu minggu kita ungkap. Empat orang tersangka dalam kasus tersebut yang ditangkap tiga orang (ditangkap)," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus, di Polda Metro Jaya, pada Selasa (28/9/2021).

Baca juga: Pelaku Penembakan Ustaz Armand di Tangerang Berhasil Ditangkap, Begini Penjelasan Polisi

Baca juga: Detik-Detik Terduga Pelaku Menembak Ustaz di Tangerang Terekam CCTV, Lari Kencang Usai Eksekusi

Selama menjalankan aksi, para pelaku membagi peran masing-masing.

Tersangka M merupakan menginisiasi aktor intelektual diamankan di Serang, Banten.

Sementara K merupakan eksekutor dalam penembakan.

Sementara tersangka S merupakan joki yang membawa kendaraan sepeda motor.

Sejumlah barang bukti diamankan dalam kasus tersebut di antaranya kendaraan sepeda motor, dua helm, sepatu, sejumlah pakaian.

Sebelum melakukan penangkapan terhadap tersangka penembakan, polisi telah memeriksa 12 orang saksi dan rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Polisi juga menganalisis satu buah proyektil oleh tim Laboratorium Forensik (Labfor).

Untuk diketahui, peristiwa penembakan seseorang bernama Alex terjadi di Jalan Gempol, Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang pada Sabtu (18/9/2021) malam, sekitar Pukul 18.30 WIB.

Akibat tembakan tersebut korban yang juga berprofesi sebagai tabib pengobatan alternatif langsung meninggal di tempat.

Upaya penangkapan itu dapat dilakukan dalam waktu singkat karena para pelaku terekam CCTV.

Closed Circuit Television (CCTV) merekam detik-detik penembakan Ustaz Armand (43).

Ayah empat anak itu tewas ditembak di kediamannya di gang di Jalan Nean Saba RT 2 RW 5, Kunciran, Pinang, Kota Tangerang, pada Sabtu (18/9/2021) pukul 18.11 WIB.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, mengatakan pihaknya sudah mendapat rekaman CCTV di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).

"Kita sudah mengumpulkan CCTVnya," kata Yusri melalui sambungan telepon, Kamis (23/9/2021).

TribunJakarta.com (Group TribunBanten.com) mendapat dua rekaman CCTV yang menggambarkan situasi di depan gang samping rumah Ustaz Armand.

Baca juga: Terekam CCTV! Gelagat Mencurigakan Terduga Pelaku Pembunuhan Ustaz di Tangerang

Baca juga: Ibunda Ustaz Armand Menjerit dan Pingsan Dengar Anaknya Tewas Ditembak : Anak Saya Salah Apa?

Rekaman pertama berdurasi 34 detik pada pukul 18.01 WIB, 10 menit sebelum kejadian.

Rekaman kedua berdurasi 10 detik pada pukul 18.11 WIB saat penembakan terjadi.

Pada rekaman pertama, terlihat jelas satu orang naik sepeda motor keluar dari gang samping rumah Ustaz Armand.

Beberapa saat kemudian, orang itu turun dan memarkir motornya di dekat tempat duduk yang menempel dengan tembok sekolah.

Diduga orang tersebut adalah terduga pelaku yang membantu pelaku lainnya untuk kabur.

Dia mempersiapkan sepeda motor untuk membawa pelaku lainnya setelah mengeksekusi Ustaz Armand.

Sedangkan, pada rekaman CCTV kedua, terlihat satu orang diduga penembak Ustaz Armand.

Terduga pelaku tersebut berlari sangat kencang dari dalam gang rumah Ustaz Armand menuju jalan.

Saking kencangnya, saat rekaman disetop, tak mampu menangkap sosok terduga penembak Armand.

Tampak terduga pelaku hanya seperti bayangan saja.

CCTV tersebut kini sedang dianalisa untuk mengidentifikasi pelaku.

"Belum (teridentifikasi), masih pendalaman, masih menganalisa, tim masih bekerja di lapangan," beber dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved