Breaking News:

Hebat! Warga Pulau Tunda Kabupaten Serang Buat Kapal untuk Angkut Wisatawan dan Keperluan Desa

Baru sebagian pembuatan lambung kapal selesai dan sebagian di antaranya masih terlihat rangka.

Penulis: Rizki Asdiarman | Editor: Rizki Asdiarman

TRIBUNBANTEN.COM, KABUPATEN SERANG - Sejumlah pekerja sedang mengerjakan pembuatan kapal pinisi kayu di Desa Wargasara, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, pada suatu siang, belum lama ini.

Ada yang menggergaji, mengecat, dan melakukan pengecekan lambung kapal.

Baru sebagian pembuatan lambung kapal selesai dan sebagian di antaranya masih terlihat rangka.

Para pekerja masih harus menyelesaikan lagi dek kapal.

Sateli, perajin kapal, mengatakan proses pembuatan satu kapal kayu memerlukan waktu 3-4 bulan.

Kapal itu dibuat menggunakan kayu jenis mentru dan rencananya memakai dua mesin diesel.

"Perajin kapal di Pulau Tunda lebih memilih kayu mentru karena bagus, kekuatannya bisa lebih dari 10 tahun," katanya kepada TribunBanten.com, belum lama ini.

Pembuatan kapal pinisi dimulai badan atau lambung terlebih dahulu baru kerangka.
Pembuatan kapal pinisi dimulai badan atau lambung terlebih dahulu baru kerangka. (TribunBanten.com / Rizki Asdiarman)

Menurut dia, pembuatan kapal pinisi dimulai badan atau lambung terlebih dahulu baru kerangka.

Baca juga: KEREN! Berwisata di Pulau Tunda Kabupaten Serang Bisa Sekalian Belajar Melestarikan Terumbu Karang

Berbeda dengan kapal biasanya yang terlebih dahulu membuat kerangka.

Selain itu, kapal pinisi tidak memakai paku atau lem sebagai perekat antar-bagian, tetapi menggunakan pasak kayu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved