Breaking News:

Lady Biker Curhat Soal Oknum Polantas: Terobos Lampu Merah Tak Ditilang, Malah Diminta Nomor Hp

RNA (27) diduga menjadi korban perbuatan tidak menyenangkan seorang oknum anggota polisi.

Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MILDANIATI
Lampu merah di Jendral Sudirman No 30 Ciceri, Kota Serang ditutup saat malam 

Karena tak dibalas olehnya, FA menelepon RNA sekitar pukul 03.30 WIB.

Namun, dia tak mengangkat telepon itu.

Pada siang pada hari yang sama, pesan dari FA semakin banyak.

Dia membaca pesan-pesan itu, tapi tak kunjung membalasnya.

"Enggak gue bales, dia nelpon-nelponin gue sambil nge-chat begitu.. serem banget.. segala-gala mau main ke kosan pula," urai NRA.

Baca juga: Belum Keluarkan Izin Konser dan Acara Besar, Wali Kota Tangerang: Tunggu Arahan Pemerintah Pusat

Baca juga: Strategi Wali Kota Tangerang Arief Wismansyah Antisipasi Lonjakan Covid-19 Gelombang Ketiga

Saat dihubungi melalui fitur pesan langsung di Twitter, NRA mengaku bahwa dia telah ditelepon oleh beberapa kepolisian yang bertugas di Polres Metro Tangerang Kota mau pun kepolisian di polsek jajarannya pada Selasa kemarin.

"Kemungkinan besok (hari ini) saya akan ke Polres untuk dimintai keterangan," tuturnya.

"Saya juga telah menerima (pesan) WhatsApp berisi permintaan maaf dari pelaku. Namun, belum saya balas chat-nya. Rencananya akan selesaikan semuanya besok (hari ini)," sambung dia.

RNA mengaku memutuskan untuk mencuitkan peristiwa itu lantaran dia merasa bahwa mendapatkan perlakuan tidak senonoh.

Dia juga mengaku risih dengan segala ucapan yang terjadi saat dicegat mau pun pesan yang dikirim oleh FA.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved