Breaking News:

Seribu Bibit Tanaman Hias asal Cina Dimusnahkan di Bandara Soetta Karena Mengandung Bakteri Jahat

Ribuan bibit tersebut dimusnahkan menggunakan api panas dari mesin incinerator di Instalasi Karantina Hewan Bandara Soekarno-Hatta.

Editor: Yudhi Maulana A
Ega Alfreda/ Tribun Jakarta
1.083 batang bibit tanaman hias asal China dimusnahkan di Bandara Soekarno-Hatta, Rabu (29/9/2021) karena ilegal juga mengandung bakteri jahat. 

TRIBUNBANTEN.COM - Masuk secara ilegal, 1.083 batang bibit tanaman hias asal China dimusnahkan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Rabu (29/9/2021).

Bibit tanaman hias itu jenis syngonium dan sengaja dimusnahkan karena mengandung bakteri jahat.

Ribuan bibit tersebut dimusnahkan menggunakan api panas dari mesin incinerator di Instalasi Karantina Hewan Bandara Soekarno-Hatta.

Kepala Pusat Kepatuhan, Kerja Sama, dan Informasi Perkarantinanaan Badan Karantina Pertanian, Junaidi menjelaskan, bibit tersebut tidak dilengkapi dengan phytosanitary certificate (PC) dari China.

Juga tidak ada Surat Ijin Pemasukan dari Menteri Pertanian (Sip Mentan).

"Sesuai dengan UU Nomor 21 Tahun 2019, komoditas pertanian yang masuk ke wilayah NKRI wajib dilengkapi sertifikat kesehatan dari Negara asal serta dokumen lain yang dipersyaratkan sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku," terang Junaidi.

Menurutnya, bibit impor tersebut berpotensi mengandung bakteri golongan Organisme Pengganggu Tumbuhan Karantina (OPTK) Golongan A1, yaitu Xanthomonas axonopodis  pv. dieffenbachiae, Pseudomonas marginalis, dan Dickeya chrysanthemi.

Baca juga: 34 WNA China Masuk ke Indonesia Saat PPKM Level 4, Mendarat di Bandara Soekarno-Hatta 7 Agustus

Sebagai informasi, jenis bakteri ini belum ada di Indonesia.

Juga tidak dapat dilakukan tindakan karantina perlakuan untuk mengeliminasinya dari komoditas tersebut.

"Oleh karenanya, seluruh bibit tanaman hias Syngonium yang diimpor dari China tersebut harus dimusnahkan," sambung Junaidi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved