Breaking News:

Cegah Korupsi, Gubernur WH Ajak Pejabat dan ASN di Banten Sedekah

Gubernur Banten, Wahidin Halim mengimbau para aparatur sipil negara (ASN) untuk menghindari perbuatan korupsi.

Editor: Glery Lazuardi
Dok. Pemprov Banten
Gubernur Banten Wahidin Halim saat mengikuti upacara peringatan Hari Kemerdekaan, Selasa (17/8/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Gubernur Banten, Wahidin Halim mengimbau para aparatur sipil negara ( ASN) untuk menghindari perbuatan korupsi.

Memasuki abad ke-21, menurut dia, jika Provinsi Banten ingin berubah, maka masyarakat yang harus mengubahnya.

“Kepada para pejabat Pemprov Banten dan para ASN hindari perbuatan yang dilarang, termasuk korupsi. Kita mengajak para ASN bersedekah, bukan memotong tunjangan,” kata dia, dalam keterangan yang diterima, pada Kamis (30/9/2021).

Baca juga: Upaya Pencegahan Korupsi, KPK Tinjau Banten Internasional Stadium

Baca juga: Pasar Badak Pandeglang Diterjang Banjir, DPUPR Provinsi Banten Beberkan Penyebabnya

Melalui sedekah, dia mengajak para ASN di lingkungan Pemprov Banten untuk bersyukur kepada Allah SWT.

“Yang terpenting, sebagai masyarakat yang berakhlakul karimah jangan lupa bersyukur kepada Allah SWT. Apapun yang kita peroleh adalah nikmat yang luar biasa,” ujarnya.

Pernyataan itu disampaikan menyambut HUT ke-21 Provinsi Banten.

Memasuki usia ke-21 Provinsi Banten, kata dia, beragam capaian dan penghargaan pembangunan telah diraih.

Dia memaparkan berbagai capaian pembangunan Provinsi Banten di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, serta perekonomian.

Di bidang kesehatan, dalam penangan pandemi Covid-19, Provinsi Banten berhasil menjadi wilayah berisiko rendah Covid-19.Selain itu, RSUD Banten telah menjadi rumah sakit rujukan Covid-19.

Dikatakan, dalam penanganan pandemi Covid-19 yang penting kerja, tidak perlu banyak teori atau bicara.

Menjadi keberhasilan para pemangku kepentingan Provinsi Banten dalam penanganan pandemi Covid-19.

“Terhadap pandemi Covid-19, Pemerintah harus memberikan informasi yang benar kepada masyarakat. Bagaimana pencegahannya, bagaimana pengobatannya. Karena ini harus ditangani secara bersama-sama. Hal itu berkaca pada saat penanganan flu burung,” papar Gubernur WH.

Baca juga: Berkunjung ke Papua, Wagub Andika Minta Atlet Banten Semangat Mengejar Prestasi

Baca juga: Demi Target 10 Besar, Wagub Andika Dampingi Kontingen Banten di PON XX Papua

Sementara itu terkait pembangunan jalan, menurut Gubernur WH cukup dinamis.

“Awalnya kita ukur kurang 14 Km. Ternyata tidak berhenti sampai di situ. Karena saat ini Kabupaten/Kota mulai banyak yang menyerahkan jalan kewenangannya kepada Provinsi. Bagi saya hal ini tidak masalah, karena hal itu demi kepentingan masyarakat,” ungkapnya.

Gubernur WH pun mencontohkan pembangunan Jl. Syech Nawawi Al Bantani yang bertujuan untuk menopang dan menghubungan pusat pemerintah, pusat pendidikan, serta kawasan sport center di Kota Serang.

“Pembangunan jalan turut meningkatkan nilai atau harga jual tanah masyarakat,” ungkapnya.

Gubernur WH mengaku optimis jika apa yang ada di Provinsi Banten dapat dikelola dengan baik, akan memberikan dampak kemajuan bagi masyarakat dan Provinsi Banten.

Hal itu bisa dibuktikan dengan prestasi peningkatan produktivitas padi yang berada di posisi nomor tiga nasional, laju pertumbuhan ekonomi Provinsi Banten di atas nasional, serta realisasi investasi yang mencapai Rp 64 triliun.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved