Breaking News:

Tak Hanya Pengemudi Aplikasi, PPAI Kini Beri Perlindungan Hukum Bagi Kaum Minoritas di Banten

Bagi warga Banten yang membutuhkan perlindungan hukum maka dapat menerima bantuan dari Perhimpunan Pengemudi Aplikasi Indonesia (PPAI).

Editor: Glery Lazuardi
TribunBanten.com/Marteen Ronaldo Pakpahan
Sejumlah pengamen dan anak jalanan terjaring razia gabungan yang digelar di Lampu Merah Yaspati, dan Lampu Merah Malangnengah, Kabupaten Lebak, Banten, Selasa (31/8/2021). 

TRIBUNBANTEN.COM - Bagi warga Banten yang membutuhkan perlindungan hukum maka dapat menerima bantuan dari Perhimpunan Pengemudi Aplikasi Indonesia (PPAI).

Semula, PPAI hanya diperuntukkan bagi pengemudi aplikasi. Namun kini, PPAI akan memberi perlindungan hukum bagi semua.

Baca juga: Atlet Judo Asal Banten Sumbangkan Medali Perunggu di Ajang PON XX 2021

Baca juga: Cegah Korupsi, Gubernur WH Ajak Pejabat dan ASN di Banten Sedekah

Dewan Kehormatan PPAI, Tommy Paulus Hermawan, mengatakan PPAI membentuk paralegal agar kepastian hukum yang PPAI berikan semakin merata, bukan hanya para pengemudi aplikasi di Indonesia saja.

"Namun terhadap masyarakat kurang mampu, kelompok marjinal, penyandang disabilitas, dan juga kaum perempuan korban kekerasan," kata dia, dalam keterangannya, pada Kamis (30/9/2021).

Selama ini, dia menilai, pengemudi aplikasi Indonesia kerap mengalami permasalahan hukum.

Untuk itu, PPAI berupaya mensosialisasikan perlindungan hukum kepada warga Banten.

"Oleh sebab itu, PPAI mengimbau seluruh lapisan masyarakat agar menghargai jasa mereka, sebab karena merekalah kebutuhan seluruh lapisan masyarakat Indonesia terpenuhi," ujarnya.

Kehadiran PPAI menjadi sangat penting untuk mendampingi dan membantu khususnya seluruh anggota PPAI.

"Mereka akan mendapat kepastian hukum dan keadilan atas permasalahan hukum yang akan mereka hadapi nanti, juga pada masyarakat pada umumnya," kata dia.

PPAI melihat para pengemudi aplikasi di Indonesia adalah pahlawan bagi keluarga dan masyarakat Indonesia, khususnya di masa pandemi saat ini. 

Tommy menjelaskan, PPAI akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk memberikan pelatihan dan pengajaran kepada para Pengemudi Aplikasi di Indonesia.

"Tentang bagaimana berkendara yang baik dan benar, mentaati setiap peraturan dan beretika supaya dapat menjadi contoh dan panutan bagi pengemudi lain di jalan," kata Tommy.

PPAI memberikan kepastian hukum, mensejahterakan, mengangkat markat, martabat dan derajat setiap anggota PPAI agar berkelas dan berbagi kepada seluruh lapisan masyarakat pada umumnya.

Baca juga: Upaya Pencegahan Korupsi, KPK Tinjau Banten Internasional Stadium

Baca juga: Berkunjung ke Papua, Wagub Andika Minta Atlet Banten Semangat Mengejar Prestasi

Untuk diketahui, APPI dibentuk atas kerja sama Forum Gopartner Indonesia dengan Taradipa & Partner Lawfim yang didukung Yayasan Kasih Keadilan Bangsa (YKKB) dan PERADI BERSATU.

PPAI dipimpin Nanda Taradipa, S Maulana, dan Bagus Taradipa.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved