Breaking News:

PON XX Papua

Pijakan Kaki Kurang Tepat, Atlet Panjat Tebing Putri Banten Hanya Meraih Perak

Rajiah kalah melawan Desak Made Rita dari Bali saat final di Mimika Sport Centre SP2, Papua, Jumat.

dokumentasi KONI Banten
Rajiah (kiri), atlet panjat tebing putri Provinsi Banten. 

TRIBUNBANTEN.COM, MIMIKA - Rajiah, atlet panjat tebing putri Provinsi Banten, harus puas meraih perak di nomor Speed World Record PON XX Papua, Jumat (1/10/2021).

Rajiah kalah melawan Desak Made Rita dari Bali saat final di Mimika Sport Centre SP2, Papua, Jumat.

Pijakan kaki kanan yang kurang tepat jadi penghambat kemenangan Rajiah.

"Pijakan kaki kanan kurang pas sehinggga badan saya ikut terbuang dan gagal meraih pijakan tangan," ujarnya dikutip dari rilis yang diterima TribunBanten.com, Jumat.

Rajiah membantah kakinya terpeleset karena venue yang licin setelah dua hari terkena hujan.

Menurutnya, panitia selalu membersihkan papan dan pijakan setiap lomba akan dimulai.

Logo PON XX
Logo PON XX (dokumentasi KONI Banten)

Sehingga tak ada alasan jika masih ada pijakan yang basah.

"Tapi memang kurang pas saja pijakan kaki saya. Satu sisi saya sedih tapi tetap bersyukur karena masih naik podium," ucapnya.

Rajiah merupakan atlet favorit yang selalu juara di nomor ini.

Selama penyisihan hingga semifinal, catatan waktu yang diperoleh Rajiah selalu nomor satu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved