Breaking News:

Virus Corona

PTM Mulai Berjalan, Madrasah hingga Pondok Pesantren Terapkan Prokes Ketat untuk Cegah Covid-19

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) siap mendukung proses pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di sekolah dan pondok pesantren.

Editor: Glery Lazuardi
istimewa via Tribunnews
Sebanyak 831 Pondok Pesantren di Forum Silahturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten telah menerapkan digitalisasi sistem pondok pesantren bekerjasama dengan Infradigital, melalui Jaringan IDN dengan produk Portal Digital (PorDi). 

TRIBUNBANTEN.COM - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) siap mendukung proses pembelajaran tatap muka (PTM) secara terbatas di sekolah dan pondok pesantren.

Hal itu disampaikan Ketua Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama KH. Abdul Ghaffar Rozin dan Sekretaris Jenderal LPI Ma'arif NU Harianto Oghie.

RMI NU beranggotakan hampir 24.000 persantren, sementara LPI Ma'arif menaungi hampir 22.000 sekolah.

Baca juga: Fakta-fakta Sejumlah Siswa SD, SMP, SMA di Tangerang Terpapar Covid-19 saat Pembelajaran Tatap Muka

Baca juga: 25 Siswa SMP di Kota Tangerang Positif Covid-19 Setelah Pembelajaran Tatap Muka, Begini Kata Dinkes

Gus Rozin mengatakan, RMI bersama seluruh elemen NU terus berusaha menerapkan protokol kesehatan untuk mendukung pembelajaran tatap muka secara terbatas di lingkungan pesantren.
Menurut dia, RMI NU tidak ingin pesantren menjadi pusat penyebaran baru Covid-19.

Ia mengatakan, tradisi pesantren selama ratusan tahun menggelar pendidikan secara tatap muka dan berkelompok.

"Hampir seluruh kegiatan santri sejak bangun tidur dilakukan secara berkelompok," ujar Gus Rozin.

Pernyataan itu disampaikan dalam Istighosah dan doa bersama, Rabu (29/9/2021) malam, yang diselenggarakan Kementerian Kominikasi dan Informatika, Kemendikbudristek, KPCPEN, PB IDI, dan PBNU.

Menurut dia, pandemi membuat hampir 24.000 pesantren yang dinaungi RMI NU mengubah tradisi berabad-abad itu.

Sebagian santri terpaksa diliburkan sehingga proses pendidikan tidak berjalan baik.

Sebab, proses pendidikan di pesantren, terutama soal akhlak dan budi pekerti, dilakukan lewat pembiasaan sehari-hari di lingkungan pesantren.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved