Breaking News:

Virus Corona

Cerita Pelaku Industri Kreatif di Banten, Putar Otak Demi Bertahan dari Pandemi Covid-19

Men Sumanto (36), Ketua Paguyuban Foto Video Banten, menceritakan pengalaman mampu bertahan menjual jasa di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MILDANIATI
Men Sumanto (36), Ketua Paguyuban Foto Video Banten 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBATEN, KOTA SERANG - Men Sumanto (36), Ketua Paguyuban Foto Video Banten, menceritakan pengalaman mampu bertahan menjual jasa di tengah pandemi Covid-19.

Untuk bertahan hidup, dia mengaku sempat menjual banyak peralatan yang biasa digunakan untuk dokumentasi foto dan video pernikahan.

Selain itu, dia menurunkan harga paket foto pernikahan dari Rp 4,5 juta menjadi Rp 1,5 juta.

"Banyak yang dijual untuk bayar angsuran. Saya menjual peralatan untuk survive, sempat jual hampir sebagain peralatan," ujarnya, kepada TribunBanten.com saat ditemui di Villa Marina Krakatau Anyer, Selasa (5/10/2021).

Baca juga: Kisah Nelayan di Pabuaran Kabupaten Serang, Gadaikan Sertifikat Demi Perbaiki Perahu

Baca juga: Kisah Sedih Janda Muda Asal Kota Serang, Ditalak Cerai 10 Kali saat Mengandung dan Diminta Tes DNA

Kini, peralatan video dan foto tinggal sisa beberapa saja.

"Habis dijual tinggal beberapa saja," tuturnya.

Apalagi pada Bulan Safar ini, untuk acara pernikahan sepi.

Selama dua tahun ini, dia mengaku hidup dalam keterbatasan.

"Tidak tau harus mengadu sama siapa. Apakah pemerintah atau ekonomi kreatif atau dinas pariwisata setidaknya yang bisa subsidi kami selama pandemi," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved