Breaking News:

PON XX Papua

PON XX Papua: Tuding Ada Kecurangan, Kontingen Banten Protes Hanya Raih Medali Perak Cabor Binaraga

Kontingen Banten mengajukan keberatan terhadap pihak panitia dan juri cabang olahraga Binaraga di PON XX Papua.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Atlet Binaraga Banten Tjhie Rachmad Widjaja 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, JAYAPURA - Kontingen Banten mengajukan keberatan terhadap pihak panitia dan juri cabang olahraga binaraga di PON XX Papua.

Upaya pengajuan keberatan dilakukan setelah atlet binaraga Banten Tjhie Rachmad Widjaja yang turun di kelas 85 Kg plus meraih medali perak di auditorium Universitas Cenderawasih Jayapura, Senin (4/10/2021) malam.

Di pertangan itu, atlet asal Aceh, Amriyanto yang meraih medali emas, sedangkan medali perunggu diraih atlet asal Yogyakarta atas nama Nur Ikhsan.

"Kita lakukan protes karena secara aturan yang main di 85 kg plus adalah atlet yang memiliki berat badan 85 kg ke atas, sedang atlet Aceh berat badan saat tampil hanya 84,5 kg," ujar Wakil Ketua CdM Banten, Edi Irianto, dikutip dari rilis yang diterima TribunBanten.com, Senin (3/10/2021).

Baca juga: PON Papua, Tim Softball dan Baseball Banten Alami Kekalahan

Baca juga: Gubernur WH: Terima Kasih atas Medali Emas Muay Thai di PON, Kado HUT ke-21 Banten

Jika keberatan itu diterima lalu pihak panitia dan juri mengubah hasil pertandingan, kata dia, Banten berpeluang meraih medali emas di nomor itu.

Upaya protes itu didukung oleh kontingen Bali dan Yogyakarta.

Di mana hingga pukul 22.00 WIT, pihak Banten masih menunggu giliran mengajukan protes setelah sebelumnya pihak Jawa Timur dan Kalimantan Timur mengajukan protes hasil pertandingan kelas 80 Kg.

"Ini harga diri masyarakat Banten, makanya kami akan berusaha semaksimal mungkin mengajukan protes agar diterima," tegas Edi.

Sedangkan Rahmat mengaku gembira bisa mempersembahkan medali perak.

Walaupun dirinya juga merasa kecewa karena belum bisa mempersembahkan emas bagi Banten.

"Kami sudah berusaha maksimal di pertandingan ini," ujarnya.

Medali yang diraih, dia dedikasikan untuk keluarga, pelatih dan masyarakat Banten.

"Saya dedikasikan medali perak ini untuk keluarga, pelatih, warga Banten serta Provinsi Banten. Kami juga persembahkan medali untuk Ketua PBFI Banten almarhum Pak Yanto," katanya.

Baca juga: 4 Atlet dari Kota Tangerang Berhasil Dapat Medali di Ajang PON XX Papua 2021, 2 Perak & 2 Perunggu

Baca juga: Berikut Jadwal PON XX Papua Hari ini, Selasa 5 Oktober 2021: Ada Bulu Tangkis, Panahan hingga Biliar

Sementara itu pelatih binaraga Urip Fauzi, mengaku bangga anak asuhnya berhasil meraih medali perak.

Di mana laga ini, berjalan ketat sebab semua peserta tampil maksimal untuk merebut medali.

Di samping itu Ketua KONI Banten Rumiah Kartoredjo bersama Ketua CDM Agus Rasyid yang juga datang untuk menyaksikan laga tersebut merasa bergembira lantaran atlet nya mampu menyumbangkan perak untuk Banten.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved