Breaking News:

Kerap Berpenampilan Mewah, Bendahara Puskesmas di Medan Korupsi Dana BPJS Rp 2,4 Miliar

Seorang wanita bernama Eshti Wulandari yang merupakan bendahara di puskesmas di Kota Medan, Sumatera Utara ditangkap karena terbukti korupsi.

Grafis/Rahmandito Dwiatno
Ilustrasi perampokan 

"Keadaannya sering terburu-buru pak, si Esthi mengajukan ke saya, ada juga dia menulis di meja saya. Saya enggak melihat sampai selesai," beber Rosita.

Tapi hakim masih tetap tak percaya, karena ada delapan cek yang lolos dipalsukan oleh Esthi.

"Aneh kali, sampai 8 kali ibu sibuk dan dia buru-buru, lalu ibu tanda tangan begitu saja?, kan bisa ibu bilang tunggu sebentar. Seharusnya setelah pencairan ibu panggil, sesuai cek apa enggak? Ada ibu lakukan?," tegas hakim.

Baca juga: Sempat Ditunda 2 Pekan, Sidang Kasus Korupsi Pengadaan Masker KN95 Digelar Lagi Hari Ini

Lalu Rosita kembali menjawab tidak tahu.

Rosita menekankan ia bisa sampai lalai karena begitu percaya dengan Eshti.

"Ada memanggil Esti, tidak rutin pak. Saya lupa. Soalnya Esthi ini tdak pernah begitu pak," kata Rosita.

Setelah itu, Rosita kembali mengungkapkan kalau sebelumnya memang Esthi pernah melakukan hal yang sama.

Namun kala itu terdakwa menyicil uang yang telah di korupsinya itu.

"Saya ada mendapat kabar dari sekertaris, ada mencoba nyicil dekitar Rp 200 juta sekian," ucapnya.

Kini majelis hakim kembali menunda persidangan itu menjadi pekan depan.

Baca juga: Dugaan Korupsi Mantan Sekdis Dindikbud Banten, Ini Tanggapan Wagub Andika Hazrumy

Perlu diketahui kalau Jaksa Penuntut Umum (JPU) Nur Ainun dan Fuzan Irgi mengatakan kalau Eshti terbukti menambahkan angka di cek yang ditandatangani Rosita.

Esthi pun sudah melakukan tindakan itu sebanyak delapan kali dalam penarikan cek di Bank Sumut.

Terdakwa juga menggunakan uang itu untuk kepentingan pribadinya.

Perbuatan Terdakwa Esthi Wulandari tersebut, kata Jaksa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 2 Ayat (1) Jo.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved