Breaking News:

Korupsi Masker di Banten

Ketika Terdakwa Kasus Korupsi Masker Emosional di Ruang Sidang, Nangis dan Dipeluk Seorang Pria

Suasana haru terlihat di ruang Sidang Sari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Serang, pada Selasa (5/10/2021).

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/AHMADTAJUDIN
Suasana haru terlihat di ruang Sidang Sari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Serang, pada Selasa (5/10/2021). 

Laporan Wartawan Tribun Banten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Suasana haru terlihat di ruang Sidang Sari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Serang, pada Selasa (5/10/2021).

Pada saat Lia Susanti, terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan masker KN 95 di menjalani sidang.
Sidang beragenda mendengarkan keterangan saksi mahkota dan terdakwa.

Tampak, keluarga Lia Susanti hadir di ruang sidang. Mereka tampak hadir sejak Lia Susanti masuk ke ruang sidang mulai dari awal hingga akhir persidangan.

Suasana haru terlihat setelah persidangan berakhir pada Selasa pukul 15.15 WIB. Lia Susanti keluar dari ruang sidang lalu disambut pria dari kursi paling belakang.

Terlihat, mereka berdua berpelukan erat dan sambil meneteskan air mata.

"Yang sabar yah," ujar pria itu saat memeluk Lia Susanti.

Baca juga: Sempat Ditunda 2 Pekan, Sidang Kasus Korupsi Pengadaan Masker KN95 Digelar Lagi Hari Ini

Baca juga: Tiga Terdakwa Tak Hadir, Sidang Korupsi Pengadaan Masker Dinkes Banten Ditunda

Suasana haru kembali terlihat saat Lia Susanti keluar dari ruang sidang.

Tampak di luar ruang sidang ada dua orang perempuan berkerudung hitam langsung memeluk Lia Susanti.

Air mata tampak menetes begitu deras di mata Lia Susanti.

Ketiga perempuan itu berpelukan erat cukup lama, hingga ketiganya sama-sama meneteskan air mata di wajah mereka.

Beberapa menit kemudian dua orang perempuan itu, tampak memberikan semangat kepada Lia Susanti.

Kemudian terdakwa Lia Suanti pun pergi meninggalkan tempat persidangan dengan dikawal oleh kuasa hukumnya.

"Sudah, sudah tidak apa-apa. Nanti aman," ujar kuasa hukum Lia Susanti, Ropaun Rambe, sambil menenangkan Lia dan mendampingi Lia pergi dari tempat persidangan.

Di persidangan beragenda mendengarkan keterangan saksi mahkota dan terdakwa ini sebanyak tiga terdakwa hadir ke ruang sidang.

Mereka yaitu, Lia Susanti, Agus Suryadinata dan Wahyudin Firdaus.

Berdasarkan pemantauan Tribun Banten.com, sidang itu dimulai sejak pukul 11.25 WIB dan berakhir pukul 15.10 WIB.

Ketua Majelis Hakim Slamet Widodo menggelar tiga sesi.

Sesi pertama Agus Suryadinata dan Wahyudin Firdaus diminta duduk di hadapan majelis hakim dan diperiksa sebagai saksi untuk terdakwa Lia Susanti.

Sesi kedua, terdakwa Lia Susanti diperiksa sebagai saksi untuk terdakwa Agus Suryadinata dan Wahyudin Firdaus.

Sementara sesi ketiga yaitu ketiga terdakwa diperiksa sebagai terdakwa.

Banyak hal yang menarik dalam persidangan tersebut.

Mulai dari adanya fakta-fakta baru yang terungkap dalam persidangan.

Baca juga: Digelar Virtual, Sidang Perkara Pokok Kasus Korupsi Masker di Banten Ditunda Karena Mati Listrik

Baca juga: Dukung Pembelajaran Tatap Muka, BPBD Kabupaten Serang Bagikan Bantuan 20.000 Masker

Hingga suasana haru menyelimuti salah satu terdakwa bernama Lia Susanti.

Lia Susanti yang merupakan pejabat dari Dinas Kesehatan Provinsi Banten dan juga selaku PPK dalam kasus pengadaan masker.

Rencananya ketiga terdakwa tersebut akan menjalani persidangan kembali pada Selasa (12/10/201).

Namun persidangan tersebut kembali dilakukan secara online atau virtual.

Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved