Breaking News:

Pasutri di Sleman Aniaya Anak Asuh Disabilitas, Terungkap Saat Ibu Korban Posting Foto Anaknya di FB

Pasangan suami istri pengurus Rumah Kasih Sayang (RKS) di Sleman tega menganiaya seorang anak asuhnya.

pixabay.com
Ilustrasi kekerasan pada anak 

TRIBUNBANTEN.COM - Pasangan suami istri pengurus Rumah Kasih Sayang (RKS) di Sleman tega menganiaya seorang anak asuhnya.

Dalam kasus ini, yang menjadi korban adalah seorang anak penyandang disabilitas laki-laki berinisial AL (17).

Sementara pelakunya merupakan pasutri berinisial LO (49) dan IT (48).

Mengutip Kompas.com dan Tribunnews, kedua pelaku menganiaya korban dengan cara memborgolnya tiap malam.

Korban juga berkali-kali disiram menggunakan air panas, dipukul pakai tongkat, hingga disulut menggunakan api.

Diketahui penganiayaan terjadi di Rumah Kasih Sayang (RKS) di Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman, Yogyakarta.

Akhirnya, aksi bejat kedua pelaku terungkap setelah kecurigaan ibu kandung korban yang tak boleh melakukan video call dengan sang anak.

Baca juga: Ditegur Agar Tak Buat Onar, Preman Ini Aniaya Tukang Ojek Pakai Senjata Tajam, Begini Kronologinya

Kronologi Kejadian

Kanit PPA Satreskrim Polres Sleman Iptu Yunanto Kukuh mejelaskan kronologinya dalam jumpa pers, Selasa (5/10/2021).

Menurut Kukuh, korban pertama kali dititipkan orang tuanya di RKS milik pelaku pada 2019.

Korban yang berasal dari Lampung dititipkan agar mendapatkan pendidikan yang lebih baik.

"Jadi pelaku atas nama LO dan IT ini mempunyai rumah penitipan khusus untuk anak disabilitas."

"Orangtua dari korban ini menitipkan anak tersebut dari tahun 2019 di rumah kasih sayang tersebut," ujar Yunanto.

Meski menitipkan anaknya, orangtua korban rutin mengecek kondisi AL di RKS.

Baca juga: Eks Panglima FPI Belum Ditetapkan sebagai Tersangka Penganiayaan M Kece, Bareskrim Ungkap Alasannya

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved