Breaking News:

News

Polisi Hentikan Kasus Dugaan Ayah Rudapaksa 3 Anak, KPAI Desak Hak Pemulihan untuk Psikis Korban

Komisioner KPAI Retno Listyarti turut buka suara mengenai kasus ayah yang diduga rudapaksa ketiga anak kandungnya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

KOMPAS.com/ MOH NADLIR
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Bidang Pendidikan, Retno Listyarti ketika ditemui di kantornya, Jakarta, Selasa (17/4/2018). 

TRIBUNBANTEN.COM - Komisioner KPAI Retno Listyarti turut buka suara mengenai kasus ayah yang diduga rudapaksa ketiga anak kandungnya di Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Melansir Tribunnews, menurut Retno, dalam penanganan kasus kekerasan seksual, seharusnya yang perlu diutamakan adalah pemenuhan hak-hak untuk korban.

Salah satunya adalah hak untuk mendapatkan pemulihan atas kekerasan seksual yang diterima korban.

Retno kemudian mempertanyakan apakah selama prosesnya korban sudah mendapatkan hak pemulihan tersebut.

Baca juga: Tanggapi Kasus Dugaan Ayah Rudapaksa 3 Anak Kandung, Komisi III DPR Minta Mabes Polri Ambil Ahli

Untuk itu, Retno menginginkan pihak berwajib bisa mengungkapkan terkait hak pemulihan itu, dan sudah sejauh mana dilakukan.

Pasalnya biasanya pemulihan pada korban kekerasan seksual membutuhkan waktu yang cukup panjang.

"Korban kekerasan seksual ini kan yang harus kita utamakan adalah pemenuhan hak-haknya dulu. Jadi kita juga ingin tahu sebenarnya."

"Makanya kalau dari proses yang ada ini apakah korban mendapatkan pemulihan, seberapa pemulihan itu."

Baca juga: Kasus Ayah Diduga Rudapaksa 3 Anaknya di Luwu Timur Viral, Polisi Sebut Kasusnya Bisa Berlanjut

"Karena sebenarnya pemulihan korban kekerasan seksual ini cukup panjang," kata Retno dalam tayangan video di kanal YouTube Kompas TV, Jumat (8/10/2021).

Retno pun berharap, agar ada bukti baru yang bisa menguak kelanjutan dari kasus ini.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved