Breaking News:

Virus Corona

Jadi Syarat Penerbangan usai PPKM Diperpanjang sampai 18 Oktober, Penumpang Keluhkan Aturan Tes PCR

Pemerintah memperpanjang masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Editor: Glery Lazuardi
Instagram/ap_airports/
Ilustrasi pesawat di bandara 

TRIBUNBANTEN.COM - Pemerintah memperpanjang masa penerapan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Selama masa penerapan PPKM itu terdapat pembatasan untuk menggunakan moda transportasi.

Salah satunya pembatasan menggunakan sarana transportasi pesawat.

Saat ini syarat naik pesawat terbaru di masa PPKM masih mengacu pada Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 43 Tahun 2021 yang diperbarui per 21 September 2021.

Ketentuan PCR dan kartu vaksin berlaku untuk kedatangan dari luar Jawa dan Bali atau keberangkatan dari Jawa dan Bali ke luar wilayah Jawa dan Bali.

Baca juga: Sebelum Berangkat ke PON XX di Papua, Atlet Terbang Layang Provinsi Banten Dites PCR

Baca juga: Syarat Ikut Tes SKD CPNS 2021: Peserta Wajib Swab PCR atau Antigen, Segini Tarif Pemeriksaannya

Namun, kebijakan itu dikritisi oleh tokoh masyarakat, Hasnaeni.

Menurut dia, syarat perjalanan saat ini cukup hanya dengan menunjukkan bukti telah melakukan vaksinasi Covid-19.

Sebab selain sudah tak relevan, tentunya kebijakan tersebut membebani masyarakat dengan perekonomian menengah ke bawah yang harus mengeluarkan biaya tambahan ketika bepergian.

"Misalnya kita memasuki Kalimantan, yang sudah melakukan vaksinasi dosis satu dan dua, itu tidak perlu diadakan PCR. Vaksinasi kan juga meminimalisir penularan Covid," ujar Ketua Umum Partai Era Masyarakat Sejahtera (Emas) itu.

Hasnaeni berpandangan, kebijakan tes PCR dalam perjalanan sama saja bertentangan dengan kehendak Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved