Breaking News:

Korupsi di Banten

Merasa Tersudutkan Atas Kasus Dana Hibah Ponpes, Kuasa Hukum FSPP Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Menanggapi hal itu, FSPP Provinsi Banten merasa tersudutkan atas pemberitaan yang berkembang di masyarakat.

Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Yudhi Maulana A
Tribunbanten.com/Ahmad Tajudin
Sekjen FSPP Provinsi Banten Fadullah saat memberikan pernyataan dalam dialog publik bertajuk "Mencari Otak Korupsi Dana Hibah Ponpes"  

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Kasus dugaan korupsi bantuan dana hibah Ponpes di Banten Tahun Anggaran 2018 dan 2020 saat ini masih dalam proses persidangan di Kejaksaan Tinggi Banten.

Dalam persidangan, Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Provinsi Banten  beberapa kali disebutkan oleh para saksi dan juga terdakwa.

Menanggapi hal itu, FSPP Provinsi Banten merasa tersudutkan atas pemberitaan yang berkembang di masyarakat.

Kuasa Hukum FSPP Agus Setiawan mengaku bahwa pihaknya merasa terganggu dengan pemberitaan-pemberitaan yang mendiskreditkan dan merugikan FSPP.

Sehingga kemudian meminta semua pihak agar bekerja sesuai dengan profesional.

"Biarkan hukum berkerja sesuai dengan profesionalismenya," ujarnya kepada awak media saat berada di gedung FSPP Provinsi Banten, Minggu (10/10/2021).

Agus meminta kepada para pihak yang mengamati ataupun yang terlibat langsung dalam penegakan hukum, supaya tidak mengembangkan pendapat-pendapat yang mungkin bisa merugikan pihak lain.

Baca juga: Eks Kades Telaga Korupsi Dana Desa Rp 493 Juta, Uangnya untuk Bayar Utang

Ia menjelaskan bahwa dalam persoalan ini, disinyalir seakan-akan ada pengembangan yang menyudutkan FSPP.

Bahkan ada juga yang menyatakan kejadian ini, kata dia, yaitu akibat kelalaian Gubernur Banten, Wahidin Halim.

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved