Breaking News:

Cerita Sunarti Tukang Jamu Keliling: Mampu Gendong Jamu Selama 35 Tahun Susuri Jalan di Serang

Sunarti (67), penjual jamu gendong, sudah berjualan minuman tradisional itu selama 35 tahun

Penulis: mildaniati | Editor: Glery Lazuardi
TRIBUNBANTEN/MILDANIATI
Jamu tradisional 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Mildaniati

TRIBUNBANTEN, KOTA SERANG - Sunarti (67), penjual jamu gendong, sudah berjualan minuman tradisional itu selama 35 tahun

Dia datang dari Solo, Jawa Tengah untuk kemudian menetap di Kampung Pelawat, Kelurahan Ciruas, Kabupaten Serang.

Sunarti belajar meramu jamu dari orang tuanya.

Dia menjual jamu untuk dikonsumsi anak-anak seharga satu gelas Rp 3 ribu. Anak-anak minum jamu jenis beras kencur.

Sedangkan untuk dewasa jamu jenis kemasan yang dicampir dengan jamu buatannya. Harga satu
gelas dijual Rp 5 ribu.

Untuk orang dewasa, dia biasa menjual jamu sidomuncul, persalin, sehat wanita, lelaki, sari rapet, kunyit, jahe, pegal linu dan lainnya.

Bahan yang biasa digunakan yaitu jenis rempah kencur, beras, kunyit, sambiloto, sirih, dan kunyit asem.

Masing-masing memiliki khasiat.

"Biar nafsu makan dan engga bau keringat, kunyit, tawar, paitan dan anggur dari menthol jamu," ujarnya pada TribunBanten.com saat ditemui di BPCB Banten, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Kisah Waria Perias Pengantin, Terpaksa Jadi PSK dengan Bayaran Rp 300 Ribu Akibat Terdampak Pandemi

Baca juga: Ashany Geram Baca Kisah Kasus Ayah Rudapaksa 3 Anak Kandung di Luwu Timur: Gak Bisa Bayangin

Halaman
123
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved