Breaking News:

Salah Kirim Emoji WA Gambar Tangan Mengepal, Siswi SD Ini Dipukuli Siswa SMP Hingga Tersungkur

Kapolsek Suksari, Kompol Darmawan menjelaskan kalau penganiyaan itu berawal dari HA salah kirim stiker di Whatsapp kepada pelaku berinisial HL.

TribunJogja.com
Ilustrasi bullying 

Lalu, korban warga Buahbatu dan pelaku asal Kopo.

"Jadi sama-sama ikut saudaranya yang ada di sini. Mereka teman bermain," ucapnya.

Baca juga: Viral Oknum Bidan Diduga Menghina Ibu Hamil saat Persalinan, Begini Kata Dinkes DKI Jakarta

Namun kini masalah itu telah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Masalah ini diselesaikan secara musyawarah, dipertemukan antara keluarga korban dan pelaku dan sudah dibuat juga surat pernyataannya sebagai bentuk pertanggung jawaban supaya tidak dilakukan lagi di kemudian hari," jelasnya.

Korban dan pelaku pun sudah diberikan kepada orang tua masing-masing.

"Korban sudah dibawa ke rumah sakit dan dilakukan perawatan, korban pun sudah kembali ke orang tua masing-masing," tambahnya.

Darmawan menambahkan terkait Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak karena pelaku dan korban masih di bawah umur.

Kapolsek Sukasari, Kompol Darmawan
Kapolsek Sukasari, Kompol Darmawan (TribunJabar.id)

"Harus ada rehabilitasi karena masih di bawah umur, pelaku dan korban dijamin keselamatannya, keduanya dikembalikan kepada orang ruanya dalam rangka pembinaan dan pengawasan," sarannya.

Ia pun tak lupa mengimbau kepada orang tua agar selalu mengawasi anaknya.

Terutama saat anak-anak memakai ponsel.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved