Breaking News:

Salah Kirim Emoji WA Gambar Tangan Mengepal, Siswi SD Ini Dipukuli Siswa SMP Hingga Tersungkur

Kapolsek Suksari, Kompol Darmawan menjelaskan kalau penganiyaan itu berawal dari HA salah kirim stiker di Whatsapp kepada pelaku berinisial HL.

TribunJogja.com
Ilustrasi bullying 

Korban dan pelaku pun sudah diberikan kepada orang tua masing-masing.

"Korban sudah dibawa ke rumah sakit dan dilakukan perawatan, korban pun sudah kembali ke orang tua masing-masing," tambahnya.

Darmawan menambahkan terkait Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak karena pelaku dan korban masih di bawah umur.

Kapolsek Sukasari, Kompol Darmawan
Kapolsek Sukasari, Kompol Darmawan (TribunJabar.id)

"Harus ada rehabilitasi karena masih di bawah umur, pelaku dan korban dijamin keselamatannya, keduanya dikembalikan kepada orang ruanya dalam rangka pembinaan dan pengawasan," sarannya.

Ia pun tak lupa mengimbau kepada orang tua agar selalu mengawasi anaknya.

Terutama saat anak-anak memakai ponsel.

"Karena ini dampak keterbatasan pengawasan para orang tua. Saya juga mengimbau kepada masyarakat agar tidak ikut menyebarkan informasi atau berita yang belum jelas faktanya dan bijak dalam bermedia sosial," pintanya.

Bocah SD Dijambak Lalu Diseret oleh Gurunya di Sekolah

Seorang guru sekolah dasar di China tega menghukum muridnya dengan menarik rambut hingga berakhir fatal.

Dilansir SCMP, guru itu telah ditangkap karena diduga menarik paksa rambut murid laki-laki berusia 9 tahun dengan keras hingga kulit kepalanya terkelupas. 

Kekerasan itu membuat kulit kepala dengan tengkorak korban terpisah hingga menyebabkan pendarahan internal dan bengkak.

Polisi di Pingdingshan, Provinsi Henan memenjarakan guru bermarga Chang pada Sabtu lalu.

Baca juga: Felicya Angelista Ungkap Dirinya Pernah Dibully Sampai 3 Kali Pindah Sekolah: Aku Makan di Toilet

Kejadian pada 5 Maret itu bermula saat Chang, guru di Sekolah Dasar Xinhua mendapati muridnya bermarga Yuan dan dua teman sekelasnya sedang bicara saat ia berada di kelas.

Chang kemudian menghukum ketiga murid itu dengan menarik rambut dan menyeret mereka ke depan kelas.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved