Breaking News:

Cerita Mahasiswi Jual Narkoba di Kampus USU: Keuntungan Rp 1,5 Juta untuk Bayar Biaya Kuliah

Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara.

Editor: Glery Lazuardi
Dok. Humas Kanwil Kemenkumham Jawa Timur
Barang bukti tahu goreng berisi paket daun ganja kering yang diamankan petugas Lapas Kelas I Lowokwaru Malang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) menggerebek kawasan Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Universitas Sumatera Utara.

Hasilnya, 31 orang dinyatakan positif menggunakan narkotika jenis ganja setelah dites urine.

Berdasarkan pengembangan, sebanyak tiga orang ditetapkan sebagai tersangka penjualan ganja

508,6 gram ganja disita. Ganja itu didapatkan dari
tersangka DM.

DM adalah seorang mahasiswa dari Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh.

DM mengatakan nekat menjual ganja karena kebutuhan hidup dan untuk menutupi biaya kuliah.

Pernyataan itu disampaikan saat jumpa pers BNN Sumut di Medan, Senin (11/10/2021).

Baca juga: Askara Harsono Bebas dari Penjara Kasus KDRT & Narkoba, Akui Sudah Berkomunikasi dengan Nindy Ayunda

Baca juga: Residivis Kasus Narkoba Kembali Ditangkap Setelah kedapatan Edarkan Sabu di Lebak

Tak sendiri, sebelumnya DM ditangkap bersama teman laki-lakinya, FAY (21), di sebuah rumah di Jalan Cemara Ujung, Kelurahan Jati, Kecamatan Medan Kota, Sumatera Utara.

FAY sendiri warga Kecamatan Bagan Sinembah, Kecamatan Rokan Hilir, Provinsi Riau.

"Saya butuh uang untuk bayar uang kuliah, terus ada yang nawarin gitu. Lalu aku tanya teman, ada enggak yang mau barang ini (ganja), katanya ada, ya sudah, habis itu dikirim barangnya kemari, aku kasih jual," kata DM.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved