Breaking News:

Pengakuan Karyawan Pinjol 'Ada Modal' yang Digerebek: Sekali Login Semua Data Pelanggan Didapat

Karyawati itu menjawab kalau dirinya bertugas sebagai operator yang menawarkan pinjaman melalui telepon.

Penulis: Yudhi Maulana A | Editor: Yudhi Maulana A
TribunTangerang.com/Gilbert Sem Sandro
Satreskrimsus Polda Metro Jaya menggerebek kantor pinjaman online ilegal di komplek perumahan mewah, Green Lake City, Kamis (14/10/2021) 

TRIBUNBANTEN.COM - Penggerbekan kantor pinjaman online (pinjol) ilegal di Tangerang, Banten memunculkan fakta baru.

Diketahui Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya menggerebek PT Indo Tekno Nusantara (ITN) yang berada di Rukan Crown Blok C1-C7, Green Lake City, Tangerang. Kamis (14/10/2021).

Puluhan karyawan yang sedang bekerja dibawa ke Mapolda Metro Jaya untuk dimintai keterangan.

Dikutip dari Wartakotalive.com, Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus menjelaskan PT ITN merupakan perusahaan yang menaungi 10 aplikasi pinjol ilegal.

Saat melakukan penggerebekan, Yusri sempat menanyakan nama aplikasi pinjol olilegal, kepada salah seorang karyawan, yang bertugas sebagai telemarketing.

Baca juga: Hati-hati Terjerat, Berikut Jebakan yang Dipakai Pinjol Ilegal, Prosesnya Mudah tapi Berbunga Tinggi

"Kamu tugasnya apa, menawarkan apa," ujar Yusri kepada karyawan berinisial DS.

Karyawati itu menjawab kalau dirinya bertugas sebagai operator yang menawarkan pinjaman melalui telepon.

"Saya tugasnya menawarkan pinjaman dana, kepada masyarakat melalui telepon," kata DS.

"Saya bekerja disini sebagai telemarketing, tapi hanya melalui via telepon saja," sambungnya.

DS mengaku, hanya sebatas menawarkan pinjaman kepada pelanggan, yang pernah menggunakan aplikasi pinjol tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved