Breaking News:

Virus Corona

Rentan Tertular Covid-19 saat PTM, Pelajar Harus Disiplin Terapkan Prokes dan Divaksinasi

Dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat agar aktif mendorong perluasan vaksinasi demi mensukseskan proses PTM terbatas di sekolah tetap aman

Editor: Glery Lazuardi
Warta Kota/Gilbert Sem Sandro
(Ilustrasi) Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahap awal di SMPN 5 Kota Tangerang. 

TRIBUNBANTEN.COM - Dukungan penuh seluruh lapisan masyarakat agar aktif mendorong perluasan vaksinasi demi mensukseskan proses pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di sekolah tetap aman terus digalakan.

Juru Bicara Vaksinasi Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi menitipkan pesan, vaksinasi adalah cara untuk membentuk kekebalan kelompok di masyarakat.

Menurut dia, vaksinasi memungkinkan tubuh membangun imun sehingga tubuh lebih siap jika terinfeksi virus.

"Karena itu, perlu perluasan vaksinasi agar kegiatan PTM terbatas bisa aman. Vaksinasi menjadi salah satu upaya pokok untuk menanggulangi pandemi yang sudah berlangsung hampir dua tahun ini.” pesannya.

Baca juga: Total 196 SMP di Kota Tangerang Gelar Pembelajaran Tatap Muka Terbatas

Baca juga: Siswa Belum Divaksin, Kota Tangerang Bakal Terapkan Pembelajaran Tatap Muka untuk Tingkat SD

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. Dr. dr. Soedjatmiko, SpA(K)., Msi, menekankan bahwa pemakaian masker dan menjaga jarak harus terus dilakukan.

Virus hanya butuh beberapa detik untuk masuk ke tubuh.

"Kalau harus beraktivitas di luar ruang dan berbicara, pakai masker ganda," ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa vaksinasi aman untuk semua orang berusia di atas 12 tahun.

Untuk anak-anak, vaksin yang dapat dipakai adalah Sinovac dan Pfizer.

Sebab, sudah ada hasil uji klinisnya. Sementara bagi orang berusia di atas 18 tahun, dapat menggunakan vaksin apa pun yang tersedia.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved