Breaking News:

Tak Mau Sendiri Masuk Sel, Pengecer Togel di Serang 'Nyanyi' hingga Temannya Ditangkap

AS (52) dan SM (46), dua pengecer dan pengepul judi togel jenis Hongkong dan Singapura diamankan tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Serang

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi
Warta Kota/Bintang Pradewo
Ilustrasi Judi 

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - AS (52) dan SM (46), dua pengecer dan pengepul judi toto gelap (togel) jenis Hongkong dan Singapura diamankan tim Reserse Mobile (Resmob) Polres Serang, pada Jumat (15/10/2021).

"Pelaku perjudian ini masih dalam satu jaringan, bahkan tidak sedikit warga yang juga ikut mengadu nasib dengan membeli kupon togel tersebut," kata Kapolres Serang AKBP Yudha Satria, saat dikonfirmasi TribunBanten.com, Senin (18/10/2021).

Baca juga: Mengaku Dirampok Padahal Kalah Judi Rp 300 Juta, Modus Wanita ini Terungkap saat Polisi Turun Tangan

Upaya penangkapan itu dilakukan setelah pihaknya menerima laporan dari
warga sekitar yang mengaku resah dan terganggu akibat adanya perjudian togel di lingkungan tempat tinggal.

Mereka ditangkap di dua lokasi berbeda. AS, selaku pengecer, ditangkap di rumahnya di Desa Cikande, Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang.

Sedangkan SM (46), sebagai pengepul ditangkap di kediamannya di Desa Penamping, Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang.

Upaya penangkapan itu dilakukan berawal dari penangkapan AS di kediamannya pada Jumat sekitar pukul 20.30 WIB.

AS diketahui sedang merekap hasil penjualan kupon togel di rumahnya.

Dari hasil pemeriksaan, AS mengaku semua rekapan serta uang hasil penjualan disetorkan kepada SM yang merupakan pengepul.

"Malam itu juga langsung bergerak melakukan penangkapan dan berhasil mengamankan tersangka SM di rumahnya," katanya.

Dan dari kedua tersangka, aparat berhasil mengamankan barang bukti 20 lembar buku rekapan, uang Rp1,4 juta, 3 unit handphone, 1 buah kalkulator, satu tas dan dompet serta 1 unit motor Honda Beat sebagai sarana dalam aktivitas perjudian.

Baca juga: Kembali Memanas, Sosok Perawat Bernama Laura Aprilya Laporkan Shandy Aulia soal Endorse Judi Online

Jelasnya bahwa hasil yang didapatnya tersebut, digunakan untuk keperluan dan kebutuhan sehari-harinya.

"Saat ini keduanya telah diamankan di Mapolres Serang, "ucapnya.

Dan dilakukan penahanan serta dijerat Pasal 303 KHUP tentang perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

Selian itu, ia pun meminta agar masyarakat tidak takut melapor tindakan segala tindakan kejahatan yang terjadi di lingkungannya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved