Breaking News:

Eks Kades Kepandean Ditangkap Polisi, Diduga Menyalahgunakan Dana Desa, Kerugian Negara Rp 600 Juta

David menyebut kerugian keuangan negara sekitar Rp 600 juta yang bisa dipakai untuk keperluan penataan desa.

Eks Kades Kepandean Ditangkap Polisi, Diduga Menyalahgunakan Dana Desa, Kerugian Negara Rp 600 Juta
Dok. Tribun Jateng
ilustrasi

Laporan Wartawan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - Tim Resmob Polres Serang menangkap mantan Kepala Desa Kepandean, YS.

Dia ditangkap karena diduga menyalahgunakan dana desa (DD).

Kasatreskrim Polres Serang, AKP David Adhi Kusuma, mengatakan YS merupakan mantan Kades periode 2012-2018 di Desa Kepandean.

Menurut dia, alokasi dana desa itu mulai dari bagi hasil pajak daerah dan retribusi daerah.

Baca juga: Eks Kades Telaga Korupsi Dana Desa Rp 493 Juta, Uangnya untuk Bayar Utang

"YS tidak dapat mempertanggungjawabkan penggunaan DD 2016, 2017, dan 2018 sehingga menyebabkan kerugian keuangan negara," katanya kepada TribunBanten.com lewat pesan singkat, Senin (18/10/2021).

David menyebut kerugian keuangan negara sekitar Rp 600 juta yang bisa dipakai untuk keperluan penataan desa.

“YS saat ini sudah ditahan di Rutan Polres Serang untuk proses penyidikan lebih lanjut,” ujarnya.

Menurut David, dugaan korupsi DD juga dilakukan mantan kepala Desa Talaga berinisial HBB, yaitu melakukan pembangunan fiktif.

Baca juga: Jelang Pilkades 31 Oktober, Dinkes Kabupaten Serang Sisir Pelosok Desa untuk Kebut Vaksinasi

"Juga menggelembungkan harga untuk beberapa proyek yang bersumber dari DD. Sudah ditahan di Kejari Serang awal Oktober 2021," ucapnya.

Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved