Breaking News:

Virus Corona

Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto Sebut Calon Jemaah Umrah Harus Vaksin Booster Bukan Sinovac

Pemerintah Arab Saudi bisa mengakui vaksin Covid-19 jenis Sinovac, tapi harus booster

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Ketua Komisi VIII DPR RI, Yandri Susanto, menyebut calon jemaah umrah asal Indonesia, wajib untuk vaksin booster.

Menurut dia, saat ini pemerintah Arab Saudi sudah membuka pintu bagi jemaah yang akan melaksanakan ibadah umrah.

"Pemerintah Arab Saudi bisa mengakui vaksin Covid-19 jenis Sinovac, tapi harus booster," ujarnya di Hotel Horison Ultima Ratu, Kota Serang, Selasa (19/10/2021).

Namun, vaksin untuk booster bukan jenis Sinovac, tetapi Pfizer, Moderna, AstraZeneca, atau Johnson & Johnson.

Baca juga: 2 Tahun Jemaah Haji Gagal Berangkat, DPR RI dan Menteri Agama Akan Temui Pemerintah Arab Saudi

"Bukan hanya untuk umrah, tetapi juga jemaah haji. Vaksin booster harus satu di antara empat jenis itu, bukan Sinovac," ucapnya.

Menurut Yandri, berdasarkan informasi yang diperolehnya, di Masjidil Haram sudah tidak memberlakukan jaga jarak lagi.

"Seperti sudah bebas dari Covid-19)," katanya.

Orang-orang yang masuk Arab Saudi sudah melalui proses skrining yang cukup ketat.

"Kita doakan semoga ibadah haji dan umrah sudah tidak ada halangan lagi," ucapnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved