Breaking News:

Kredit Pinjol Berizin Rp 249,93 Triliun dengan 68,4 Juta Peminjam, Ini Cara Cek Daftar Pinjol Legal

Keberadaan pinjol memang dibutuhkan masyarakat karena tidak semua produk dan layanan jasa keuangan mampu memenuhi semua kebutuhan.

TRIBUNBANTEN.COM - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) segera menata ulang ekosistem pinjaman online (pinjol).

Hal itu dilakukan karena tantangan akan banyaknya pinjol ilegal.

Keberadaan pinjol memang dibutuhkan masyarakat karena tidak semua produk dan layanan jasa keuangan mampu memenuhi semua kebutuhan.

Namun, banyak pinjol beroperasi secara ilegal.

Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso mengatakan pinjol akan disetarakan level of playing field dengan lembaga pembiayaan.

Baca juga: Mahfud MD Minta Nasabah yang Jadi Korban Pinjol Tidak Usah Bayar Utang Beserta Bunganya saat Ditagih

“Hal ini untuk memastikan bahwa masyarakat tetap dapat mengakses secara mudah, cepat, suku bunga wajar, dan cara penagihan yang tidak melanggar hukum,” kata Wimboh.

OJK juga akan mempersyaratkan modal minimum, penilaian kemampuan dan kepatutan pengurus, penerapan tata kelola dan manajemen risiko, serta tata cara penagihan yang tidak melanggar hukum.

Dari aspek pendanaan, juga memperhatikan penilaian risiko melalui credit scoring.

Menurut Wimboh, OJK akan meningkatkan edukasi keuangan dan literasi digital sehingga pemanfaatan pinjol untuk kegiatan produktif.

Selain itu, juga memperhatikan kemampuan membayar pokok dan bunga sehingga tidak terjebak gali lubang tutup lubang.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved