Breaking News:

Eks Kades Jadi Tersangka Korupsi, Rp 552 Juta untuk Biaya Nikah 2 Kali, Sisanya Dikasih ke Dukun

YS (43) mantan kepala Desa Kepadean, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang ditangkap aparat kepolisian, pada Sabtu (16/10/2021).

Penulis: desi purnamasari | Editor: Glery Lazuardi

Laporan Waratwan TribunBanten.com, Desi Purnamasari

TRIBUNBANTEN.COM, SERANG - YS (43) mantan kepala Desa Kepadean, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang ditangkap aparat kepolisian, pada Sabtu (16/10/2021).

Selama menjabat sebagai kepala Desa Kepandean mulai Juni 2012 sampai dengan Juli 2018, YS diduga sudah merugikan keuangan negara sebesar
Rp 552 juta.

Upaya penangkapan YS itu dilakukan berdasarkan atas kerja sama antara inspektorat Kabupaten Serang dengan Satuan Reserse Kriminal Polres Serang.

Dari hasil pemeriksaan kepada YS, diketahui uang hasil korupsi itu dipergunakan untuk
menghidupi ketiga istrinya dan bisnis investasi berbau mistis.

"Benar, Polres Serang Kabupaten telah menahan YS (42) mantan kepala Desa Kepandean," kata Kabid Humas Polda Banten, AKBP Shinto Silitonga, saat sesi jumpa pers di Mapolres Serang, pada Kamis (21/10/2021).

Baca juga: Putusan MK Soal Masa Jabatan Kepala Desa: Maksimal Dapat Dipilih 3 Periode

Upaya penangkapan itu dilakukan atas dasar temuan awal inspektorat terhadap angaran-agaran yang dikelola untuk dana desa. Kemudian ditindaklajuti menjadi sebuah tindakan hukum.

YS ditangkap di salah satu wilayah Kota Serang setelah beberapa lama diindentifikasi keberadaannya.

Dia menjelaskan, YS melakukan tindak pidana korupsi dengan cara menguasai anggaran yang masuk di dana desa.

Lalu, dia mengelola dengan dua kontrol yakni melalui tanda tangan untuk pengambilan uang bersama dengan bendahara.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Banten
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved