Breaking News:

Kabupaten Tangerang

268 Orang di Kabupaten Tangerang Terkena DBD, Dinkes Sebut Turun Drastis Dibanding Sebelum Covid-19

Sebanyak 268 orang terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tangerang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Mikadago/ Pixabay.com/ tribunnews
Ilustrasi digigit nyamuk penyebab DBD 

TRIBUNBANTEN.COM - Sebanyak 268 orang terkena penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Tangerang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Melansir Tribun Jakarta, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi mengatakan data tersebut merupakan akumulasi sejak Januari sampai September 2021.

Ia menjelaskan, angka tersebut menurun drastis dibandingkan sebelum pandemi Covid-19 pada periode yang sama.

Baca juga: Masuki Musim Penghujan, Dinkes Tangsel Sebut Ada Penikatan Kasus DBD, Begini Cara Antisipasinya

"Penyakit demam berdarah ada 268 orang, saat ini mencatatnya jauh menurun dibandingkan sebelum kasus Covid-19 ini, itu di atas 1.000 kasus dalam setahun," jelas Hendra saat dihubungi, Kamis (21/10/2021).

Sementara, pada Oktober 2021 tercatat hanya empat orang yang tertular DBD. Namun, data tersebut menurutnya masih simpang siur.

"Untuk Oktober masih ada beberapa laporan yang masuk, ada empat yang masuk. Tapi kita belum verifikasi," sambung Hendra.

Baca juga: Waspada Penyakit DBD, Berpotensi Meningkat di Musim Hujan

Hendra mengatakan, kasus DBD di Kabupaten Tangerang terbanyak terjadi di Kecamatan Curug, Legok, Panongan dan Pasar Kamis.

Dan pasien DBD di Kabupaten Tangerang didominasi oleh anak-anak.

"Wilayah terbanyak itu ada wilayah Curug, Legok, Panongan, dan Pasar Kemis. Sebagain besar anak-anak tapi ada juga dewasa. Anak-anak lebih kurang 60 persen dari kasus tersebut," papar Hendra.

Baca juga: Banyak Mengira Jus Jambu Bantu Obati DBD, Mitos atau Fakta?

Hendra meminta warga untuk mengantisipasi penyebaran penyakit DBD, yakni dengan menerapkan 3M (menutup, menguras dan mengubur).

Baca juga: Banyak Mengira Jus Jambu Bantu Obati DBD, Mitos atau Fakta?

Selain itu, Dinkes Kabupaten Tangerang juga meminta pihak puskesmas dan rumah sakit untuk menyiapkan sarana dan prasana sebagai persiapan meningkatnya kasus DBD.

"Kami sudah menyebarkan surat kewaspadaan kepada seluruh puskesmas dan rumah sakit kejadian luar biasa DBD ini. Jadi harus mempersiapkan ini sarana prasarana di rumah sakit," ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di TribunJakarta.com dengan judul 268 Warga di Kabupaten Tangerang Terjangkit DBD, Turun Drastis Dibandingkan sebelum Pandemi

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved