Breaking News:

Aturan Baru Perjalanan Pesawat Domestik Oktober 2021, Ini Persyaratannya, Wajib Vaksin dan PCR

Pemerintah lewat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan syarat terbaru terkait perjalanan udara bagi Warga Negara ndonesia (WNI) maupun Warga

Editor: Renald
Istimewa Via TribunJakarta.com
Ilustrasi 

TRIBUNBANTEN.COM - Berikut ini syarat penerbangan terbaru yang mulai berlaku 14 Oktober 2021.

Pemerintah lewat Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mengeluarkan syarat terbaru terkait perjalanan udara bagi Warga Negara ndonesia (WNI) maupun Warga Negara Asing (WNA).

Aturan tersebut berlaku untuk perjalanan udara masuk Indonesia.

Baca juga: Tingkatkan Pelayanan, Bank Banten Segera Masuki Fase Baru dalam Transformasi Digital

Baca juga: Daftar HP yang Tak Bisa Lagi Gunakan WhatsApp Mulai 1 November 2021 Mendatang

Ilustrasi WNA China yang mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu - 34 WNA asal China kembali mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4.
Ilustrasi WNA China yang mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta beberapa waktu lalu - 34 WNA asal China kembali mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pada pelaksanaan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. (Istimewa Via TribunJakarta.com)

Aturan perjalanan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 85 Tahun 2021 yang berlaku efektif mulai 14 Oktober 2021.

Dalam Surat Edaran tersebut, penumpang dari luar negeri wajib melakukan tes PCR, karantina terpusat selama 5x24 jam, dan pada hari keempat karantina dilakukan lagi tes PCR.

Selain itu, penumpang juga sudah menerima vaksin dosis lengkap minimal 14 hari sebelum keberangkatan.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Novie Riyanto, mengatakan, tes PCR dan karantina tersebut sebagai upaya pemerintah untuk mengantisipasi kasus impor varian baru.

Misalnya, Mu dan Lambda yang sudah muncul di sejumlah negara.

"Bagi WNI dan WNA yang akan memasuki Indonesia wajib mengikuti ketentuan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah," ujar Novie, Sabtu (16/10/2021).

"Hal ini sangat penting untuk memastikan WNI dan WNA yang masuk ke Indonesia tidak berpotensi membawa kasus impor (imported cases) dan mencegah masuknya varian baru virus Covid 19," tambahnya.

Suasana Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terlihat lengang saat resmi dibuka kembali untuk melayani penerbangan internasional, di Badung, Bali, Kamis (14/10/2021). Di hari pertama pembukaan kembali ini belum ada pesawat dengan rute internasional yang datang di Bali maupun berangkat dari Bali. Tribun Bali/Rizal Fanany
Suasana Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai terlihat lengang saat resmi dibuka kembali untuk melayani penerbangan internasional, di Badung, Bali, Kamis (14/10/2021). Di hari pertama pembukaan kembali ini belum ada pesawat dengan rute internasional yang datang di Bali maupun berangkat dari Bali. (Tribun Bali/Rizal Fanany)
Halaman
1234
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved