Breaking News:

Kota Tangerang

45 SD di Kota Tangerang Gelar PTM Mulai Pekan Depan, Wajib Terapkan Prokes dan Kantin Dilarang Buka

45 Sekolah Dasar (SD) di Kota Tangerang mengumumkan akan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai pekan depan.

Warta Kota/Gilbert Sem Sandro
(Ilustrasi) Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) tahap awal di SMPN 5 Kota Tangerang. 

TRIBUNBANTEN.COM - 45 Sekolah Dasar (SD) di Kota Tangerang mengumumkan akan menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai pekan depan.

Melansir Tribun Tangerang, Sejumlah kebijakan pun diterapkan untuk mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Tangerang, Helmiati mengatakan, salah satu peraturan yang harus dipatuhi sekolah yang menggelar PTM yaitu, memastikan tidak ada kantin ataupun pedagang, berjualan di depan gerbang sekolah.

Baca juga: Pesan Jokowi ke Pemda: Waspada Klaster Sekolah saat PTM Terbatas, Cek Langsung Prokes

Untuk memastikan kebijakan tersebut berjalan lancar, Dinas Pendidikan Kota Tangerang akan bekerjasama dengan Satpol PP Kota Tangerang.

"Sekolah yang menggelar PTM harus memastikan kantin sekolah tidak dibuka dan juga melarang pedagang berjualan di depan sekolah, karena itu sudah aturan dari pusat," ujar Helmiati kepada awak media, Jumat(22/10/2021).

"Kalau masih ada pedagang yang berjualan, akan kita bersihkan. Yang bertugas khusus itu nanti ada pihak kemanan sekolah sama dari petugas Satpol PP," tegasnya.

Baca juga: PTM Terbatas untuk SD Segera Digelar, Pelajar Berusia 12 Tahun di Kota Tangerang Divaksinasi Covid

Lebih lanjut Helmiati juga menjelaskan, beberapa tata tertib lain yang wajib dipatuhi sekolah yang melaksanakan PTM.

Di antaranya yaitu, para orangtua murid hanya diizinkan mengantar putera-puteri mereka sampai pintu gerbang sekolah.

Lalu, seluruh perangkat sekolah yang mengikuti PTM wajib menggunakan masker dan menjaga jarak. 

Baca juga: 25 Siswa SMP Terpapar Covid-19 Saat PTM, Ombudsman Minta Pemkot Tangerang Evaluasi

 
"Saat tiba di sekolah, anak-anak akan disambut guru di pintu gerbang guna menjalani prokes, seperti mengukut suhu tubuh, mencuci tangan dan juga masuk serta keluar sekolah, sesuai pada jalur yanh ditentukan," kata Helmiati.

"Namun, siswa dan guru tidak boleh saling bersentuhan. Misalnya, siswa salam dengan guru ataupun antar siswa bergandengan tangan, itu yang kita larang," tuturnya.

Baca juga: 3 Minggu Jalani PTM, Puluhan Siswa SMP di Kota Tangerang Positif Covid-19

Nantinya, siswa yang telah berusia 12 tahun serta para warga sekolah yang mengikuti PTM, akan mengakses Aplikasi PeduliLindungi, sebagai syarat memasuki sekolah.

"Untuk orang-orang yang terlibat PTM sudah dewasa atau pun divaksin, masuk sekolah harus pakai aplikasi PeduliLindungi," ucapnya.

"Saat ini barcode PeduliLindungi sudah dibuatkan, tinggal pemasangannya saja di 45 sekolah yang menyelenggarakan PTM itu," tutup Helmiati. (m28)

Artikel ini telah tayang di Tribuntangerang.com dengan judul PTM Tingkat SD Dimulai Pekan Depan, Kantin dan Pedagang di Depan Sekolah Dilarang Berjualan

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved