Breaking News:

Ramai Pinjol Ilegal, Perusahaan Pinjaman Online Legal Pangkas Bunga Harian Sampai 50 Persen

Sekjen AFPI, Sunu Widyatmoko, mengatakan langkah-langkah ini dilakukan agar industri fintech menjadi lebih sehat.

TribunNews.com
Ilustrasi pinjaman online. 

TRIBUNBANTEN.COM - Bunga pinjaman nasabah pinjaman online (pinjol) akan turun menjadi 0,4 persen per hari.

Hal itu disepakati Asosiasi Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI).

Asosiasi sepakat untuk memangkas batas atas maksimal tingkat bunga pinjol sampai sekitar 50 persen.

Batas atas itu dari patokan bunga pinjaman harian maksimal 0,8 persen.

Pemangkasan bunga ini sebagai upaya agar pinjaman online bisa lebih terjangkau dengan skala ekonomis.

Baca juga: Mafmud MD Imbau Korban Tak Perlu Bayar Pinjaman di Pinjol Ilegal, Pakar Hukum Pidana Beri Kritik

Selain itu, juga sebagai upaya dalam menghadapi pinjol ilegal.

Sekjen AFPI, Sunu Widyatmoko, mengatakan langkah-langkah ini dilakukan agar industri fintech menjadi lebih sehat.

Sehingga masyarakat bisa membedakan mana fintech yang ilegal dan yang resmi apalagi dengan harga yang sangat kompetitif.

Efek dari penurunan tersebut akan cukup signifikan berdampak kepada anggota AFPI, yaitu para anggota akan lebih selektif memilih calon peminjam.

Selain itu, AFPI mengharapkan tingkat pencairan mungkin tidak akan setinggi yang sebelumnya.

Baca juga: Gunakan 10 Aplikasi Pinjol Ilegal, Wanita Ini Diteror Debt Collector hingga Difitnah Jual Narkoba

Halaman
123
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved