Breaking News:

Siap-siap, GIMNI Minta HET Minyak Goreng Dievaluasi, Minta Naik hingga Rp 15.600/Liter

Industri produsen minyak goreng juga disebut terpisah dengan industri pengemas minyak goreng.

dokumentasi Tribun Jateng
ilustrasi minyak goreng 

TRIBUNBANTEN.COM - Saat ini Harga Eceran Tertinggi (HET) minyak goreng kemasan sederhana tercatat Rp 11.000 per liter.

Gabungan Industri Minyak Nabati Indonesia (GIMNI) meminta HET minyak goreng naik hingga Rp 15.600 per liter.

Direktur Eksekutif GIMNI, Sahat Sinaga, mengatakan harga jual minyak goreng di pasar sudah selayaknya cepat ditanggapi regulator.

"Dan menaikkan harga jual saat ini di level Rp 15.600 per liter," katanya saat dihubungi Kontan.co.id, Minggu (24/10/2021).

Baca juga: Stok Berkurang, Harga Minyak Goreng di Pasar Rau Naik

Biaya angkut saat ini mencapai Rp 350-Rp 370 per kilogram.

Adapun bahan baku minyak goreng, yaitu minyak sawit mentah (CPO), harganya mencapai Rp 14.010 per kilogram.

Menurut Sahat, industri minyak sawit memiliki rantai produksi yang banyak.

Industri produsen minyak goreng juga disebut terpisah dengan industri pengemas minyak goreng.

Terdapat sejumlah komponen dalam menetapkan harga minyak goreng, seperti harga CPO, biaya pengolahan, biaya kemas, dan distribusi.

Baca juga: Tempat Makan Pempek di Kota Serang Lengkap dengan Jam Buka, Harga Mulai Rp 5.000 per Potong

Jika tidak ada evaluasi HET, Sahat khawatir akan menimbulkan dampak buruk dalam perdagangan minyak goreng, satu di antaranya menekan industri produsen dan pengemas minyak goreng.

"Bila berlangsung lama tak ada penyesuaian atau penaikkan HET, mereka bisa gulung tikar," ucap Sahat.

Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) nasional harga minyak goreng telah jauh di atas HET.

Harga minyak goreng kemasan bermerek 1 sebesar Rp 17.200 per kg dan harga minyak goreng kemasan bermerek 2 sebesar Rp 16.700 per kg.

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul GIMNI minta HET minyak goreng naik Rp 15.600 per liter

Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved