Bank Banten Raih Dana Publik Rp 618 Miliar dari 8 Miliar Saham Baru, Melampaui Target
Perolehan dana publik pada PUT VII naik 92,8 persen dibandingkan perolehan dana pada PUT VI pada 4 Januari 2021
TRIBUNBANTEN.COM, TANGERANG - PT Bank Pembangunan Daerah Banten Tbk (Bank Banten/BEKS) berhasil meraup dana publik hingga Rp 618 miliar dari 8 miliar saham baru yang terserap.
Dana itu hasil dari Penawaran Umum Terbatas (PUT) VII melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau right issue pada 14-21 Oktober 2021.
Capaian ini melampaui catatan pendanaan publik PUT VI senilai Rp 320,5 miliar.
Direktur Utama Bank Banten Agus Syabarrudin mengatakan capaian ini melampaui target yang telah ditetapkan perseroan.
Baca juga: Bank Banten Hadirkan Mesin ATM untuk Warga Baduy di Lebak, Bentuk Dukungan Bulan Inklusi Keuangan
Meskipun PT Banten Global Development tidak berpartisipasi, tetapi dana yang terhimpun paa PUT VII ini melampaui target yang dicanangkan di rencana bisnis bank (RBB) Bank Banten sebesar Rp 600 milliar.
"Perolehan dana publik pada PUT VII naik 92,8 persen dibandingkan perolehan dana pada PUT VI pada 4 Januari 2021,” ujarnya lewat rilis yang diterima TribunBanten.com, Selasa (26/10/2021).
Menurut dia, kenaikan pendanaan ini merupakan bentuk nyata kepercayaan investor terhadap Bank Banten.
Hal ini memotivasi Bank Banten untuk terus memacu kinerja perseroan agar dapat meraih laba dan memberikan dampak terhadap pembangunan ekonomi Banten.
"Dana yang diperoleh akan digunakan untuk penyaluran kredit sekitar 65 persen serta penguatan struktur keuangan perseroan sekitar 35 persen,” ucap Agus.
Baca juga: Bank Banten Bekerja Sama dengan Asuransi Reliance Indonesia, Debitur Mendapatkan Perlindungan
Dia mengucapkan terima kasih kepada semua investor yang mempercayakan dananya kepada Bank Banten.
Ada banyak sekali potential investor yang tertarik menjadi pemegang saham Bank Banten, tetapi karena keterbatasan waktu sehingga belum semuanya dapat melakukan pembelian saham.
"Akan tetapi, insyaallah dapat turut memiliki Bank Banten melalui Penawaran Umum Terbatas selanjutnya,” katanya.
Sebelumnya Gubernur Provinsi Banten, Wahidin Halim, telah memberikan dukungan langsung kepada manajemen perseroan.
Baca juga: Komisaris BEI Pandu Patria Sjahrir Apresiasi Bank Banten Melakukan Investasi Teknologi
“Diimbau juga kepada investor, mari kita bersama-sama membangun Bank Banten. Tapi yang jelas provinsi Banten selalu berada bersama dengan Bank Banten, untuk memajukan bank yang kita cintai ini,” ujar Agus
Bank Banten terus berupaya menjadi Bank kebanggaan masyarakat Banten.
Berbagai langkah strategis untuk melakukan transformasi digital dilakukan oleh perseroan untuk menghadirkan jasa keuangan yang sesuai dengan kebutuhan nasabah.
Harapannya, Bank Banten bisa meraih cita-cita untuk kian meraih kepercayaan masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banten/foto/bank/originals/gubernur-banten-wahidin-halim-bersama-segenap-komisaris-bank-banten.jpg)