BRI Salurkan Bantuan Untuk UMKM Perempuan Eks TKW di Serang

Perwakilan Srikandi BRI Regional Office Jakarta 3 bersama BRI cabang Serang menyalurkan bantuan kepada kelompok UMKM Perempuan di Kota Serang

Tayang:
Penulis: Ahmad Tajudin | Editor: Yudhi Maulana A
TribunBanten.com/Ahmad Tajudin
Perwakilan Srikandi BRI Regional Office Jakarta 3 bersama BRI cabang Serang menyalurkan bantuan kepada kelompok UMKM Perempuan di Kota Serang. 

Laporan Wartawan TribunBanten.com Ahmad Tajudin

TRIBUNBANTEN.COM, KOTA SERANG - Perwakilan Srikandi BRI Regional Office Jakarta 3 bersama BRI cabang Serang menyalurkan bantuan kepada kelompok UMKM Perempuan di Kota Serang, Selasa (26/10/2021).

Bantuan tersebut berupa peralatan usaha dan pelatihan usaha yang diberikan BRI untuk Kelompok olahan bandeng Bilvie Food yang beralamat di Jalan Akses Tol Serang Timur, Kecamatan Cipocok Jaya Kota Serang.

Diketahui kelompok tersebut merupakan kelompok usaha UMKM yang berfokus di bidang oleh-oleh khas Banten.

Kelompok tersebut diketuai oleh ibu Midah Dahmalia, yang diketahui merupakan eks tenaga kerja wanita (TKW).

Berdiri sekitar tahun 2005, koelompok UMKM tersebut kini sudah memiliki 15 anggota.

Diah Sumartani selaku Perwakilan Srikandi BRI Regional Office Jakarta 3 mengatakan penyerahan bantuan kepada pelaku usaha tersebut merupakan bentuk kepedulian dari bank BRI untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui bantuan UMKM.

"BRI sebagai perusahaan BUMN yang memang memiliki amanat untuk memberikan tanggung jawab sosial dan bina lingkungan kepada para pelaku usaha UMKM yang ada di sekitar," ujarnya kepada TribunBanten.com saat berada di lokasi.

Baca juga: Pandemi Berkepanjangan, Pemerintah Kembali Beri UMKM Stimulus, Berikut Syarat dan Langkah-langkahnya

Ia menerangkan bahwa BRI memiliki kewajiban untuk bisa meningkatkan kapasitas UMKM yang ada di lingkungan sekitar.

Hal itu dilakukan agar para pelaku UMKM bisa semakin berkembang.

Dengan harapan, supaya hasil yang diperoleh para UMKM, bisa dirasakan atau dimanfaatkan oleh kelompok usaha tersebut.

Kemudian alasan penyerahan bantuan ini diberikan kepada Kelompok olahan bandeng Bilvie Food

Ia menyampaikan bahwa hal itu berdasarkan informasi yang pihaknya dapatkan selaku Srikandi dikantor wilayah Jakarta 3 dari petugas Rumah BUMN Kota Serang.

Bilvie Food merupakan merupakan salah satu binaan kelompok usaha perempuan yang anggotanya terdiri dari eks tenaga kerja wanita (TKW).

"Karena kita memang mencari kelompok-kelompok usaha perempuan dan Bilvie Food ini memang terbentuk sudah lama," kata dia.

"Ditambah anggotanya perempuan dan mayoritas eks TKW," sambungnya.

Sehingga pihaknya memutuskan untuk memberikan bantuan kepada kelompok usaha tersebut.

Diah mengaku salut kepada Midah Dahmalia selaku ketua kelompok usaha tersebut, karena telah mengajak dan mengajarkan para perempuan lain yang merupakan eks TKW untuk bisa memiliki penghasilan sendiri.

Baca juga: Upaya Pemulihan Ekonomi Kabupaten Serang, Raperda Desa Wisata & UMKM Diusulkan di Propemperda

Mereka diajak bersama untuk belajar bagaimana caranya membuat usaha dari olahan bandeng.

Sehingga dengan bantuan yang diberikan, Pihak BRI berharap ke depannya usaha yang dijalankan kelompok ini akan semakin meningkat dan maju.

"Dengan bantuan peralatan dan pelatihan, bukan hanya meningkatkan pemiliknya saja. Tetapi juga kapasitas anggota nya bisa meningkat dan berkembang," kata dia.

Kemudian ia berharap agar sinergis antara BRI dan UMKM bisa semakin erat.

Sebab, kata dia, segmen terbesar BRI sendiri yakni para pelaku UMKM.

Sehingga hal ini diharapkan bisa membangun sinergis antara BRI dan UMKM.

Sementara Ketua Kelompok Usaha Bilvie Food, Midah Dahmalia mengucapkan banyak terima kasih kepada BRI.

Ia mengaku senang atas bantuan yang diberikan BRI, kepada kelompok usahanya sebagai pelaku UMKM.

"Saya ucapkan banyak terima kasih, semoga dengan bantuan ini kapasitas usaha kita semakin meningkat," ujarnya.

Jika kapasitas produksinya meningkat, kata dia, maka dirinya bersama anggotanya akan semakin percaya diri untuk mengikuti kegiatan-kegiatan kurasi.

Saat ini, ia bersama anggatanya sedang mencoba melakukan pemenuhan produksi untuk disebar di pasar lokal.

Apabila produksi untuk di lokal sudah terpenuhi, maka pihaknya berencana akan menambah jumlah produksi untuk bisa diekspor ke luar negeri.

"Semoga dengan peralataan yang kami miliki ini, kami bisa memenuhi itu," ujarnya.

Perlu diketahui bahwa kelompok usaha ini berfokus pada makanan oleh-oleh dari olahan ikan bandeng.

Ada beberapa jenis makanan olehan bandeng yang dibuat di tempat tersebut.

Mulai dari sate bandeng, abon bandeng, bandeng cabut duri yang fresh, kropok bandeng, pangsit abon bandeng, kerupuk bakso, kerupuk tulang ikan bandeng, bakso bandeng basah, naget, otak-otak dan lain sebagainya

Harga yang mereka tawarkan mulai dari Rp 15 ribu rupiah hingga Rp 40 ribu rupiah.

Produk yang mereka buat ini, dipasarkan mulai dari wilayah Banten hingga seluruh Indonesia.

Bahkan mereka juga telah menjual produk yang mereka buat tersebut hingga ke luar negeri.

"Kita juga jual ke Malaysia, Singapur dan lain sebagainya," kata dia.

Sehingga dengan bantuan ini, ia berharap hasil produksinya bisa di ekspor ke Dubai, Arab Saudi dan lain sebagainya.

Sementara jenis bantuan yang diberikan BRI sendiri yakni berupa perlatan produksi.

Mulai dari mesin silent cutter, mesin vacum 60 cm, mesin peras santan, panci presto hingga blander heavy duty.

Sumber: Tribun Banten
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved